Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah

Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah Meninggal Akibat Tersedak Air Ketuban

Ferry menuturkan, hasil autopsi korban tidak mengalami luka-luka kekerasan. Bayi meninggal murni lantaran tersedak air ketuban.

Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah Meninggal Akibat Tersedak Air Ketuban
TRIBUN/ZABUR
Sejumlah warga melihat jasad bayi di tempat pembuangan sampah, Minggu (19/9) pagi 

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Setelah melakukan autopsi terhadap jasad bayi malang yang dibuang oleh orangtuanya ke tempat sampah di Sekupang, Batam, tim dokter akhirnya mengeluarkan hasilnya.

Autopsi yang dilakukan oleh Tim forensik Polda Kepri bersama Polresta Barelang, dibantu petugas kamar jenazah Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam ini, diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki ini, telah meninggal dunia sebelumnya sempat menghirup nafas.

Bayi malang ini, diketahui meninggal lantaran tidak adanya pertolongan dalam persalinan.

Hingga bayi laki-laki itu meninggal setelah sebelumnya sempat keluar dari rahim sang ibu dalam kondisi masih hidup.

"Hasil autopsi tim dokter, bahwa bayi tersebut meninggalnya wajar. Tidak ada kekerasan pada si bayi," ujar kapolsek Sekupang Kompol Ferry Aprizon didampingi Dokter Kepolisian (Dokpol) forensik Polda Kepri Kompol Faizal di Polsek Sekupang, Senin (21/9/2015).

Ferry menuturkan, hasil autopsi korban tidak mengalami luka-luka kekerasan. Bayi meninggal murni lantaran tersedak air ketuban.

Akibat tak ada pertolongan, korban yang panik melahirkan seorang diri di WC rumahnya, pelaku pun sempat berusaha untuk memberi perawatan.

"Pelaku ini panik. Dia melahirkan seorang diri di WC. Karena tak berpengalaman, bayi yang lahir harus ada perawatan khusus, namun ini tidak. Hingga akhirnya dia membuang bayinya," kata Ferry.(*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved