Hamil di Luar Nikah, Buat Angka Kematian Ibu di Tanjungpinang Tinggi

Kondisi hamil di luar nikah menjadi satu diantara beberapa faktor penyebab bertambahnya kematian ibu di Kota Tanjungpinang.

Hamil di Luar Nikah, Buat Angka Kematian Ibu di Tanjungpinang Tinggi
Istimewa
Ilustrasi Ibu Hamil 

Laporan Tribunnews Batam, M Ikhwan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Kondisi hamil di luar nikah menjadi satu diantara beberapa faktor penyebab bertambahnya kematian ibu di Kota Tanjungpinang.

Pasalnya ibu yang mengandung anak di luar nikah, cenderung menyembunyikan kehamilannya. Padahal, ibu hamil seharusnya rutin memeriksa kandungannya secara berkala.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpnang Rustam mengatakan, secara medis kandungan seharusnya diperiksa minimal empat kali selama kehamilan.

Yaitu satu kali pada triwulan pertama, kemudian satu kali pada triwulan kedua dan dua kali pada triwulan selanjutnya.

"Kalau belum nikah mereka cenderung menyembunyikan kehamilannya," kata Rustam di sela-sela acara pembelajaran kasus audit maternal perinatal (AMP) di Aula Kantor Badan Perpustakaan, Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang, Selasa (22/9/2015).

Menurut Rustam, sebagian kehamilan yang tidak diinginkan tersebut terkadang terjadi pada warga yang tinggal di Kota Tanjungpinang, namun tidak memiliki identitas atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tanjungpinang.

Sehingga hal tersebut juga menjadi salah satu kendala untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

Meskipun begitu, Rustam mengatakan, angka kematian ibu di Tanjungpinang tidak begitu mengkhawatirkan.

Yaitu delapan orang pada 2013, 11 orang pada 2014 dan empat orang pada 2015 sampai September. Namun Pihaknya terus akan melakukan upaya meminimalisir kematian ibu tersebut.

"Penyebab utama kematian ibu yaitu eklamsi dan preklamsi atau keracunan kehamilan," katanya.(*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help