Kapolres Lingga Ajak Masyarakat Berhijrah

Kapolres Lingga AKBP Surisman ajak masyarakat berhijrah dan tetap menjalankan ibadah sholat 5 waktu.

Kapolres Lingga Ajak Masyarakat Berhijrah
tribunnews batam/ian sitanggang
Acara potong tumpeng Ikatan Keluarga Jawa memperingati 1 Muharram di Dabo Singkep, Lingga, Selasa (13/10/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Ian Sitanggang

TRIBUNNEWSBATAM.COM, LINGGA-  Kapolres Lingga AKBP Surisman ajak masyarakat berhijrah untuk tetap menjalankan ibadah sholat 5 waktu.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri peringatan malam satu suro atau tahun baru Islam 1 Muharram yang digelar keluarga besar Ikatan Keluarga Jawa (IKJ) Kabupaten Lingga, di Gedung Nasional Dabosingkep, Selasa (14/10/2015) malam.

"Malam tahun baru Islam ini, adalah langkah yang tepat untuk kita berhijrah dengan tetap menjalankan ibadah sholat lima waktu dengan berjamaah," kata AKBP Surisman dalam sambutannya.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat warga IKJ yang berdomisili di Dabosingkep, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan masa kampanye pilkada, meskipun ada perbedaan pilihan namun hal itu tidak harus sampai merusak silaturahmi antar sesama.

"Kita boleh berbeda pilihan, namun kita harus tetap bersama dalam menjaga silaturahmi demi kenyamanan dan ketertiban daerah kita," ungkapnya.

Diakhir sambutannya Kapolres Lingga juga menitipkan no Handphone nya agar dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Jawa dan Lingga umumnya.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Sukirno yang diwakili oleh Priyanto mengatakan malam satu suro pada penanggalan jawa adalah sesuatu yang sangat sakral bagi masyarakat Jawa.

Hal ini dikarenakan malam ini bertepatan dengan malam tahun barunya umat Islam atau tahun baru Hijriyah. Malam satu suro ini diharapkan juga dapat mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Jawa yang ada di perantauan tanah melayu.

" Kita akan bersama-sama mendoakan agar Kabupaten Lingga menjadi lebih baik lagi, dan kita berharap di malam satu suro ini, silaturahmi dan doa kita akan dikabulkan oleh yang maha kuasa," ungkapnya dengan menggunakan bahasa jawa.

Adapun rangkaian kegiatan malam satu suro yang digelar di Gedung Nasional Dabosingkep tersebut juga diisi tausiyah oleh ustad Topan, potong tumpeng oleh para tokoh masyarakat, Kapolres dan Komandan Ramil Dabo Singkep, Doa selamat tahun hijriyah, dan terakhir adalah acara hiburan atau dikenal dengan lek-lekan (begadang sambil menonton wayang)

Kegiatan ini digelar melalui beberapa organisasi-organisasi kekeluargaan masyarakat dibawah naungan IKJ yang dihadiri kurang lebih dua ratusan orang.(*)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help