Wawako Buka Bimtek Kepribadian Bagi Guru dan Kepsek Batam

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Batam

Wawako Buka Bimtek Kepribadian Bagi Guru dan Kepsek Batam
ist
Wakil Walikota Batam, Rudi membuka bimbingan teknis motivator kompetensi kepribadian bagi kepala sekolah dan guru SD dan SMP tahun 2015, Kamis (15/10) di Hotel Vista 

Laporan Tribunnews Batam, Rio Bara

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam, Rudi membuka bimbingan teknis motivator kompetensi kepribadian bagi kepala sekolah dan guru SD dan SMP tahun 2015, Kamis (15/10/2015) di Hotel Vista.

Sebanyak 400 orang guru dan kepala sekolah mengikuti kegiatan ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Batam.

“Guru dan Kepala Sekolah memegang peranan penting dalam dunia pendidikan,” katanya.

Para peserta, sebut Muslim akan menerima materi dari ketua lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LP2KS), Prof. Siswandari dan Widyaiswara LP2KS, Yohanes Manggar.

“Tujuannya adalah peningkatan mutu bagi kepala sekolah dan guru sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batam,” paparnya.

Wakil Walikota Batam, Rudi mengatakan di dunia pendidikan, indikator keberhasilannya adalah anak-anak datang ke sekolah dengan bahagia dan mampu menyerap semua pelajaran.

“Tugas guru dan kepala sekolah supaya murid-murid tidak saja dapat menangkap materi pelajaran, namun jugabahagia di sekolah,” katanya.

Di Batam, sebut Rudi dalam beberapa bulan terakhir terjadi kriminalitas yang menjadi korban adalah anak sekolah. Hal ini, katanya sempat menjadi sorotan bahwa pihak sekolah tidak peka dengan kondisi para murid.

“Untuk itu, Dinas Pendidikan memberi aturan anak-anak dilarang bawa kendaraan ke sekolah. Namun Kepala Sekolah harus pandai menyikapi kebijakan ini, jangan sampai jadi polemic nantinya,” pesannya.

Pemko Batam melalui Dinas Pendididkan juga meminta pihak sekolah segera merekam data nomor kontak orang tua. NAmun, data yang diminta harus diisi langsung oleh orang tua, diketahui dan ditandatangani orang tua.

“Sehingga kalau anak tersebut tidak maul sekolah gampang untuk mencari tahu. Hal ini harus segera dilaksanakan,” akunya.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved