Hingga September 2015, 22 Penderita Warga Tanjungpinang Kekurangan Gizi

hingga bulan September, ditemukan 22 kasus gizi buruk di Kota Gurindam ini.

Hingga September 2015, 22 Penderita Warga Tanjungpinang Kekurangan Gizi
TRIBUNNEWSBATAM.COM/Leo Halawa
Dok-Ilustrasi penderita malnutrisi (gizi buruk) 

Laporan Tribunnews Batam, Mhd Munirul Ikhwan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Kasus gizi buruk yang dialami oleh anak-anak setiap tahunnya selalu meningkat. Baik itu di Kota Tanjungpinang maupun di beberapa kota di Provinsi Kepri.

Berdasarkan catatan di Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Tanjungpinang, jumlah penderita gizi buruk juga terpantau meningkat setiap tahunnya.

Ditahun 2013, sebanyak 25 pasien atau 0,15 persen dari jumlah penduduk di Tanjungpinang mengidap penyakit ini.

Semnataara pada tahun berikutnya (2014) menjadi 36 orang pada 2014 atau 0,21 persen dari jumlah penduduk yang ada.

Dan hingga tahun 2015, hingga bulan September, ditemukan 22 kasus gizi buruk di Kota Gurindam ini.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri terus berupaya meminimalisir kasus gizi buruk ini.

Diantaranya dengan pemenuhan asupan gizi kepada warga kurang mampu.

"Secara nasional, Pemko Tanjungpinang masih bisa dikatakan berprestasi karena berhasil meminimalisir kasus gizi buruk. Karena masih jauh dari target nasional garis merah sebesar 5 persen," kata Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang baru-baru ini.(*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved