Buntut Panjang Penghapusan 52.655 Nama Pemilih dari DPT Kota Batam

Polemik penghapusan 52.655 nama dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batam berbuntut panjang.

Buntut Panjang Penghapusan 52.655 Nama Pemilih dari DPT Kota Batam
tribunnews batam/m ikhsan
Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional Tingkat Kota Batam, Ernawati (tengah) memperlihatkan data-data warga Batam yang resmi yang harusnya berhak memilih ini justru dihapus KPU Batam dari DPT. 

Laporan Tribunnews Batam, M Ikhsan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Polemik penghapusan 52.655 nama dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batam berbuntut panjang.

Beberapa anggota Panita Pemungutan Suara (PPS) di sejumlah kelurahan ingin mundur.

Saksi dari pasangan calon (Paslon) Wako dan Wawako Batam Ria Saptarika-Sulityana (Rialis) dan Cagub-Cawagup Kepri Soerya Respationo dan Ansar Ahmad (SAH) di TPS 45, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Khoirul Amri mengatakan beberapa anggota PPS menyatakan niat mereka mengundurkan diri karena menurut mereka masalah DPT.

KPU Batam sebenarnya sudah mengeluarkan surat pada 17 Oktober kepada para ketua PPK dan PPS untuk memverifikasi secara faktual data pemilih hasil penyaringan 52.655 yang justru dihapus KPU Batam sebelumnya.

"Beberapa anggota PPS banyak yang ingin mundur, tapi dari pantauan saya di TPS 45 saksi paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 2, RT/RW dan anggota PPDP setuju hasil pleno mulai di tingkat bawah dikembalikan, artinya suara yang dicoret KPU itu dibalikkan sesuai pleno 3 oktober lalu," ujar Khairul, Kamis (22/10/2015).

Sementara itu, tim pemantau verifikasi ulang menemukan kejanggalan luar biasa terhadap penghapusan 52.655 nama pemilih dari DPT oleh KPU Batam.

Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional Tingkat Kota Batam, Ernawati mengatakan, data ribuan nama pemilih yang berhak memberikan suara dalam Pilkada 2015 di beberapa PPK tampak jelas terhapus dengan jumlah yang sangat signifikan.

Nama-nama yang dihapus itu kata Erna punya syarat lengkap KTP Batam dan keterangan domisili.

Pihaknya pun sudah memegang data valid tersebut yang bisa dikonfontir dengan KPU.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help