Terkait Larangan Impor, Walikota Tanjungpinang Curhat ke Jokowi

Pasalnya impor bahan pokok di Tanjungpinang sudah dilakukan sejak zaman dulu.

Terkait Larangan Impor, Walikota Tanjungpinang Curhat ke Jokowi
Tribunnewbatam.com/iman suryanto
Lis Darmansyah

Laporan Tribunnews Batam, M Ikhwan 

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pelarangan impor kebutuhan pokok di daerah perbatasan seperti Kota Tanjungpinang justru menimbulkan masalah.

Pasalnya impor bahan pokok di Tanjungpinang sudah dilakukan sejak zaman dulu.

"Harga kebutuhan yang di impor dari luar negeri justru lebih murah ketimbang yang didatangkan dari dalam negeri seperti Jawa dan Sumatera. Gula kalau di datangkan dari Jakarta satu kilo Rp13 ribu, kalau impor cuma Rp8-9 ribu," katanya, Sabtu (24/10/2015).

Oleh karena itu, baru-baru ini dia pun langsung menyampaikan masalah tersebut kepada Presiden Jokowi di Jakarta.
Kata Lis, Jokowi pun langsung meminta kepadanya untuk membuat surat resmi yang ditujukan kepada Presiden langsung.

"Presiden minta saya buat surat. Ketika saya sampaikan presiden bilang 'Saya sudah tahu masalahnya. Langsung surati saya ditujukan ke Istana'," katanya Lis menirukan ucapan presiden.

Meskipun begitu Lis masih bersyukur di Tanjungpinang kondisi kebutuhan pokok masih normal. Ini karena secara tidak langsung ada barang dari luar negeri yang masuk.

Dia pun memang sudah meminta kepada aparat Bea Cukai untuk lebih longgar dalam menegakkan hukum terkait impor kebutuhan pokok ini.

"Memang penegakan hukum harus dilakukan, tetapi penegakan hukum harus berkeadilan. Jangan samapi karena larangan impor ini, peristiwa 2003 terulang. Saat itu kita susah cari beras, gula dan minyak. Harganya melangit," kata Lis.

Namun begitu, dia tetap berharap, Pejabat Gebernur Kepri segera melakukan lobi kepusat agar kran impor tetap kebutuhan pokok dibuka di Kepri.

Sehingga gejolak harga kebutuhan pokok di Provinsi Kepri tidak terjadi.

"Saya sudah sampaikan kepada Pak Gubernur. Saya juga sudah laporkan pertemuan saya dengan mentri perdagangan," katanya. (*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved