Ini Alasan Polda dan BPOM Kepri Razia Toko Kosmetik di Batam

Ratusan jenis kosmetik didata dan diperiksa oleh BPOM saat razia toko-toko kosmetik di Kawasan Jodoh, Nagoya, Senin (26/10/2015).‎

Ini Alasan Polda dan BPOM Kepri Razia Toko Kosmetik di Batam
tribunnews batam/wahib wafa
Polisi memeriksa salon yang juga menjual kosmetik di Kawasan Jodoh, Batam, Senin (26/10/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Ratusan jenis kosmetik didata dan diperiksa oleh BPOM saat razia toko-toko kosmetik di Kawasan Jodoh, Nagoya, Senin (26/10/2015).‎

Kapala Sub Direktorat Ditreskrimsus AKBP Berliando  menuturkan, razia ini dilakukan sesuai intruksi Presiden Jokowi guna untuk meningkatkan daya saing penjualan dalam negeri.

Baca: Periksa Barang Palsu, Polda Kepri Razia Toko Kosmetik di Wilayah Jodoh

"Ini sesuai intruksi Presiden yang mana untuk meningkatkan daya saing penjualan dalam negeri kita.  Salah satunya dengan merazia produk kosmetik ilegal," terang Berliando‎,

Ia mengatakan daya saing penjuala‎n dalam negeri terbilang cukup rendah dibandingkan negara-negara tetangga.

Salah satunya, persaingan produk Indonesia yang lemah lantaran penjualan produk-produk kosmetik di Batam khususnya disisipi barang-barang ilegal.

"Tujuanya untuk memerangi peredaran barang ilegal," ungkapnya.

Pada rasia kali ini, pihaknya hanya merazia di tiga salon yang menjual barang kosmetik serta satu toko.

Saat disinggung razia hanya dilakukan di empat toko saja, kata Berliando, lantaran minimnya anggota.

"Kita hanya 4 orang dari Polda. Sedangkan dari BPOM 8 orang. Kita harus periksa satu persatu dari ratusan jenis barang tersebut.‎ Makanya kita cuma di beberapa tempat saja. Gak semua," ungkapnya lagi.

Saat disinggung apakah ‎Batam darurat barang selundupan, ia enggan berkomentar jauh mengenai maraknya barang ilegal dari luar negeri masuk ke Batam.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help