Walikota Batam Diam-diam Sambangi Gudang Beras Milik Distributor

Gudang pertama milik PT Srijaya Raya Perkasa yang ada di kawasan tunas industri. Di sana, Dahlan hanya menemukan beras-beras dari merek lokal.

Walikota Batam Diam-diam Sambangi Gudang Beras Milik Distributor - sidak-beras-walikota-batam_20151026_220511.jpg
Tribun Batam
Walikota Batam Ahmad Dahlan melakukan sidak ke sejumlah gudang milik Distributor di Batam
Walikota Batam Diam-diam Sambangi Gudang Beras Milik Distributor - sidak-beras-walikota-batam-2_20151026_220547.jpg
Tribun Batam
Walikota Batam Ahmad Dahlan melakukan sidak ke sejumlah gudang milik Distributor di Batam
Walikota Batam Diam-diam Sambangi Gudang Beras Milik Distributor - sidak-beras-walikota-batam-3_20151026_220617.jpg
Tribun Batam
Walikota Batam Ahmad Dahlan melakukan sidak ke sejumlah gudang milik Distributor di Batam
Walikota Batam Diam-diam Sambangi Gudang Beras Milik Distributor - sidak-beras-walikota-batam-4_20151026_220659.jpg
Tribun Batam
Walikota Batam Ahmad Dahlan melakukan sidak ke sejumlah gudang milik Distributor di Batam

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Meri mengaku terkejut saat mendapati gudang beras miliknya disambangi oleh Walikota Batam, Ahmad Dahlan beserta para stafnya, Senin (26/10/2015) sore.

Didampingi ketua komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain dan juga Mesrawati, setidaknya ada dua gudang logistik yang didatangi.

Gudang pertama milik PT Srijaya Raya Perkasa yang ada di kawasan tunas industri. Di sana, Dahlan hanya menemukan beras-beras dari merek lokal.

Menurut pemilik PT, di gudang mereka sudah tidak ada lagi stok beras import yang tersisa.

Selain beras, di gudang tersebut pun didapati sejumlah jenis bahan pangan dan minuman dengan berbagai‎ merek. Mulai dari minyak goreng, ikan tuna kaleng, margarin dan banyak lagi.

Seusai dari sana, Dahlan juga melihat stok beras yang ada di gudang UD Setia Karisma Bengkong.

Sesampai disana, Dahlan pun sempat menunggu lama sebelum diperbolehkan masuk ke dalam gudang yang ditutup rapat dengan gerbang berwarna biru ‎tersebut.

Meri, pemilik gudang pun langsung menunjukkan stok beras yang ada. Mulai dari beras import sisa, hingga beras-beras lokal premium yang masih tersisa.

"Saya jadi merasa ada salah kalau begini. Kami sih tidak tutupi apa-apa. Tapi inilah beras yang ada, ini sisa semua. Baik yang import ataupun yang lokal," ujar Meri.

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help