Penderita Stroke Bisa Disembuhkan Total dengan Cara Medis Ini

Di Indonesia stroke merupakan penyakit pembuhun terbesar ketiga setelah jantung dan kangker.

Penderita Stroke Bisa Disembuhkan Total dengan Cara Medis Ini
dok. Dailymail
Shannon, anak perempuan berusia 11 tahun yang terserang stroke. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Regency Specialist Hospital Malaysia bekerja sama dengan Mandora Groups Tanjungpinang menggelar dialog kesehatan, Sabtu (31/10/2015) di gedung Allianz Batu 7 Tanjungpinang.

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari nasabah Allianz dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan itu, Dokter Spesialis Otak dan Bedah Saraf dari Regency Specialist Hospital Dr Teo Beng Tiong yang menjadi narasumber tunggal menyampaikan materi tentang Perawatan Stroke dan Gangguan Tulang Belakang.

Quek Choon Yen Assistent Manager Marketing Regency Specialist Hospital mengatakan materi tentang stroke ini penting untuk disampaikan.

Sebab, di Indonesia sendiri stroke merupakan penyakit pembuhun terbesar ketiga setelah jantung dan kangker.

"Jadi kita lakukanlah sosialisasi kepada masyarakat melalui Mandora Groups. Supaya masyarakat tahu penyakit seperti ini. Penanganan penyakit seperti ini seperti apa. Kita lebih kepada upaya pencegahan," katanya.

Menurutnya di Indonesia beberapa waktu terakhir cendrung terjadi peningkatan penderita strok.

Stroke ini disebebkan karena wabah kegemukan akibat pola makan kaya lemak atau kolesterol.

Selain itu perilaku hidup tidak sehat juga menjadi penyebab.

Karenanya, perlu pengendalian faktor-faktor resiko stroke sejak awal.

Kemudian melakukan medical check up secara rutin setahun sekali dan kurangi merokok serta menghindari stres berlebihan.

Sementara itu, Dr Teo Beng Tiong mengatakan kebanyakan kasus stroke terjadi secara dadakan dan sangat cepat.

Namun menurutnya penderita stroke masih dapat sembuh total asalkan ditangani dalam jangka waktu enam jam atau kurang dari itu.

Hal ini penting agar penderita tidak mengalami kecacatan.

"Sayangnya sebagian besar penderita stroke baru datang ke rumah sakit 48-72 jam setelah terjadinya serangan. Bila demikian, tindakan yang perlu dilakukan adalah pemulihan. Ini penting untuk mengurangi komplikasi akibat stroke," katanya.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved