Citizen Journalism

Waspada, Kabut Asap Incar Kesehatan Kita Dan Hewan Peliharaan

Beberapa hewan kesayangan seperti anjing, kucing , kelinci dan burung juga mengalami dampak negative tersebut.

Waspada, Kabut Asap Incar Kesehatan Kita Dan Hewan Peliharaan
Istimewa
Ilustrasi Dokter hewan 

Citizen Journalism: drh. Jonet Tri Mispanto, Praktek Dokter Hewan Waras

Kebakaran hutan dan ladang gambut yang terjadi di wilayah Sumatra dan Kalimantan beberapa waktu lalu, menimbulkan dampak yang luar biasa.

Terutama bidang transportasi udara, ekonomi maupun kesehatan. Salah satu wilayah yang terkena dampak tersebut adalah kota Batam. Asap pekat terasa pedih di mata dan menimbulkan sesak serta gangguan kesehata lainya.

Hal tersebut sudah menjadi pemandangan yang biasa di kota Batam. Bencana kabut asap ini telah melanda batam kurang lebih satu bulan terakhir.

Seiring berjalanya waktu, perkembangan jaman serta kesibukan dalam pekerjaan sebagian masyarakat kota Batam membutuhkan hiburan. Salah satunya dengan menyalurkan hobinya dengan memiliki hewan peliharaan sebagai hewan kesayangan.

Ada yang sekedar memiliki ataupun hiburan menemani bermain diwaktu luang, bahkan ada juga yang memelihara hewan kesayangan sebagai kebanggaan atau bahkan untuk di lombakan di berbagai kompetisi hewan kesayangan.

Semakin maraknya Batam dengan Dog Show, Cat Show maupun Bird Show semakin memicu perkembangan hobi memelihara hewan kesayangan. Memelihara hewan kesayangan selain dianggap sebagai hobi juga bisa dijadikan bisnis yang mampu menghasilkan uang. Tidak mengherankan saat ini mulai menjamurnya Petshop Petshop baru di wilayah Batam dan sekitarnya.

Bencana kabut asap yang masih melanda Batam selain berdampak terhadap manusia juga berakibat buruk terhadap hewan hewan terutama hewan ternak maupun hewan peliharaan.

Beberapa hewan kesayangan seperti anjing, kucing , kelinci dan burung juga mengalami dampak negative tersebut.

Sejumlah besar bahan kimia asap kebakaran hutan yang dapat mengganggu kesehatan hewan peliharaan antara lain partikel sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), formaldehid, akrelein, benzene, nitrogen oksida (NOx) dan ozon (O3).

Halaman
12
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved