Pimpinan Golkar Pusat Damai, Pimpinan Golkar di Daerah Kebingungan

"Saya masih bingung dengan keputusan MA itu. Karena sifatnya hanya menguatkan saja, bukan memenangkan salah satu kubu sebagai pengurus yang sah,

Pimpinan Golkar Pusat Damai, Pimpinan Golkar di Daerah Kebingungan
Istimewa
Kisruh di Partai Golkar 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Lamen Sarihi, Wakil Ketua Departemen di Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar kubu Agung Laksono mengaku bingung dengan Putusan Mahkamah Agung (MA).

Menurutnya, Putusan tersebut tidak memenangkan salah satu pihak, melainkan justru hanya sebagai penguat daripada hasil Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Jakarta yang mengakui kepengurusan Partai Golkar hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) Riau.‬

"Saya masih bingung dengan keputusan MA itu. Karena sifatnya hanya menguatkan saja, bukan memenangkan salah satu kubu sebagai pengurus yang sah," sebut Lamen, Senin (2/11) siang.

Lebih lanjut dikatakan Lamen, Padahal, pengurus hasil Munas Riau itu sudah dua kali demisioner (Dibatalkan), tapi mengapa putusan MA merujuk kembali kepada Munas Riau.

"Itu keputusanya sudah dua kali dibatalkan, tetapi muncul lagi dan muncul lagi," sebut Lamen diruanganya.

Selain itu, ia juga butuh kejelasan soal keputusan MA yang justru sebagai penguat dari hasil PTUN Jakarta.

"Saya belum baca hasil keputusanya. Kalau sudah ada akan saya pelajari dulu," sebut Lamen yang juga ketua DPRD Kabupaten Bintan ini.

Kendati demikian, Lamen juga menyinggung mengenai silahturahmi nasional antara kedua kubu yang selama ini bersiteru.

Menurutnya, dalam silahturahmi yang dihadiri senior partai Golkar sekaligus Wakil Presiden RI yakni Yusuf Kalla di Jakarta kemarin, kedua Ketua Umum masing-masing kubu yakni ARB dan Agung Laksono menyepakati untuk bersatu dalam satu kepengurusan.

Hanya saja, untuk mekanisme pembentukan pengurus Partai Golkar, keduanya sepakat untuk membentuk tim kecil yang terdiri dari tiga pengurus masing-masing kubu.‬

‪"Jadi dari tim kecil itu, barulah akan dibentuk mekanisme untuk membentuk pengurusnya. Untuk saat ini, kita semua akan menunggu hasil kerja dari tim kecil itu," ujar Lamen.‬

‪Jika kedua petinggi disetiap kubu dualisme kepengurusan Partai Golkar sudah sepakat untuk bersatu kembali, dan disaksikan langsung oleh Jusuf Kalla.

Beda halnya dengan pengurus ditingkat daerah, baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Seperti pengurus ditingkat Provinsi yang ada di Kepri, Lamen menyebutkan antara kedua pemimpin ditingkat DPD Golkar Kepri yang juga dipimpin dua tokoh yakno Huzrin Hood (Kubu Agung) dan Ansar Ahmad (Kubu ARB), belum punya rencana untuk melangsungkan pertemuan layaknya silaturahmi nasional yang dilakukan oleh kedua ketua umum di Partai Golkar.‬

‪"Intinya kita masih menunggu hasil dari tim kecil yang sudah dibentuk, kalau soal pertemuan kan selama ini kita memang sering ketemu juga," ungkap Lamen sambil tersenyum.‬(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help