Puting Beliung

Anak Pemilik Kios Bintan Centre Tertimpa Plafon saat Puting Beliung Menerjang

Terjangan angin puting di komplek Bintan Center, Tanjungpinang, Sabtu (7/11/2015) sore membuat para pemilik kios mendadak panik.

Anak Pemilik Kios Bintan Centre Tertimpa Plafon saat Puting Beliung Menerjang
tribunnews batam/thomm
Dua unit kios di kawasan Bintan Center, berhadapan dengan terminal Sei Carang Tanjungpinang diterjang puting beliung, Sabtu (7/11/2015) sekitar pukul 14.00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Terjangan angin puting di komplek Bintan Center, Tanjungpinang, Sabtu (7/11/2015) sore membuat para pemilik kios mendadak panik.

Mereka spontan berhamburan ke luar kios untuk menyelamatkan diri.

Fahri (33), pemilik kios pakaian 'Aquillah Collection' yang diterjang puting beliung mengakui bahwa sebelum musibah itu datang dirinya sudah mulai memiliki firasat buruk.

Firasat tersebut datang ketika air hujan yang jatuh di atap merembes masuk sampai ke plafon kios.

"Ini tidak biasa kalau hujan turun. Tapi kali ini hujannya langsung merembes masuk sampai ke dalam," ujar Fahri kepada kawan-kawannya yang datang menguatkannya.

"Tiba-tiba saja, puting beliung datang. Saya langsung lari keluar kios. Saya gendong anak saya, Sakilah ini,"tambah wanita berjibab itu lagi.

Fahmi dan Sakilah akhirnya terhindar dari reruntuhan plafon yang terbuat dari gipsun.

Namun, Aquillah putri Fahri lainnya tidak sempat berlari jauh.

Dia akhirnya tertimpa reruntuhan plafon yang ambruk setelah atap kios yang terbuat dari seng itu terbongkar dan menyisakan lubang menganga.

"Anak saya Aquillah tertimpa plafon. Tapi dia tidak apa-apa. Dia sudah ditolong oleh abang di kios sebelah. Untung saja ada boneka dan kursi yang membuatnya terlindung sehingga reruntuhan plafon itu tidak langsung kena dia," jelas Fahri.

Sementara itu, Sfefen pemilik kios 'Maxindo Phone' yang dijadikan counter handphone mengaku sedikit panik menghadapi puting beliung yang datang tanpa terduga sebelumnya ini.

Dia mengaku langsung berlari ke luar kios dan meninggalkan begitu saja barang-barangnya tersebut.

"Untung saja, kios saja berada di ujung sini. Kalau kios saya dekat kios ibu Fahri itu pasti saya sudah dibawa puting beliung tersangkut di pohon," aku Stefen seraya mengaku tidak ada yang terluka dari insiden tersebut.

Baik Stefen maupun Fahri langsung mengemasi barang-barang jualan dan memindahkannya ke rumah mereka masing-masing.

Sementara pihak PT Sinar Bahagia Grup (SBG) yang membangun kios-kios itu terlihat langsung membongkar dan memperbaiki bagian kios yang diterjang puting beliung. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved