Besok, Kejari Karimun Tetapkan Tersangka di Dugaan Korupsi BPR

"Segera, tunggu saja akan kami tetapkan segera,"

Besok, Kejari Karimun Tetapkan Tersangka di Dugaan Korupsi BPR
Tribunnews.com
Ilustrasi Korupsi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Setelah enam bulan diselidiki, kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karimun mulai menemui titik terang.

Bahkan dalam waktu dekat, penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun segera menetapkan tersangkanya.

"Segera, tunggu saja akan kami tetapkan segera," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungbalai Karimun, Rizky Rahmatullah kepada Tribun Batam.

Selain itu, Senin (9/11/2015) Rizky menyebutkan pihaknya akan memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) PD BPR Karimun berinisial Lh.

Hanya saja, Rizky belum bersedia membeberkan apakah Lh dipanggil dalam statusnya sebagai saksi atau tersangka.

“Lihat saja nanti, yang jelas kalau tidak Senin, Selasa, mantan Dirut kami panggil untuk menjalani pemeriksaan,” kata Rizky berteka-teki.

Progres penyidikan yang dilakukan tim penyidik, bahkan dilaporkan mengalami banyak kemajuan. Modus yang digunakan mulai terlihat. Yakni menggunakan modus pinjam pakai nama kreditur, padahal pemilik nama atau kreditur diduga tidak mengetahui.

Para kreditur fiktif tersebut, kabarnya didominasi bekerja sebagai buruh yang bermukim di daerah hinterland seperti Kundur dan Moro.

Jumlahnya sejauh ini yang terpantau oleh Tribun sekitar 14 orang. Sebagian sudah dimintai keterangannya dalam status sebagai saksi, sementara sisanya berhalangan hadir karena masalah rentang jarak dan kondisi.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved