Upah Buruh 2016

Hari Ini Buruh FSPMI Batam Unjuk Rasa, Massa Sudah Mulai Padati Simpang Panbil Mall

Ratusan Massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, pagi ini, Senin (9/11/2015) sudah mulai berkumpul Mukakuning Batam.

Hari Ini Buruh FSPMI Batam Unjuk Rasa, Massa Sudah Mulai Padati Simpang Panbil Mall
tribunnews batam/ian sitanggang
Massa FSPMI yang berkumpul di Muka Kuning, Batam, tepatnya di halte bus Panbil Mall, Senin (9/11/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ratusan Massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, pagi ini, Senin (9/11/2015) sudah mulai berkumpul Mukakuning Batam, tepatnya di depan Panbil Mall.

Ratusan massa tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisaan, Polresta Barelang.

Mereka hari ini memang merencanakan unjuk rasa besar-besaran menuntut pencabutan PP 78/2015 tentang pengupahan.

Mereka tidak ingin upah minimum kota (UMK) Batam ditetapkan berdasarkan PP tersebut melainkan hasil kesepakatan Dewan Pengupahan Kota (DPK) Batam yang telah diputuskan.

Baca: DPK telah Tetapkan Upah Sektoral yang Lebih Besar dari UMK Batam

Pantauan, Tribun Batam, ratusan massa tersebut bergabung dan melakukan orasi di depan Mukakuning, persisnya di halte bus, Panbil Mall.

Massa FSPMI yang berkumpul di depan Muka Kuning, menjadi tontonan para pengendara yang melintas.

Hal tersebut membuat kemacetan panjang terjadi di Muka Kuning, baik arus dari Batam Center dan begitu juga dengan Batuaji.

Aparat kepolisian yang berjaga, sibuk mengatur lalu lintas.

Buruh yang tergabung dalam FSPMI tersebut, terlihat didominasi dari Pt Philips Muka Kuning.

Para buruh terlihat memegang kertas yang bertuliskan, "Pak Presiden jangan miskinkan buruh dong !! Tolong cabut PP 78 tuh".

Selain itu tulisan lain menuliskan, "Pak Presiden tolong dong cabut PP 78 tahun 2015. Jika tidak bisa mensejahterakan buruh jangan miskinkan buruh".

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved