Pilkada 2015, Lis Dharmansyah Target 15 Persen Saja yang Golput

Ini masih sangat jauh dari harapan kita. Karena target kita angka golput dibawah 15 persen dari jumlah pemilih

Pilkada 2015, Lis Dharmansyah Target 15 Persen Saja yang Golput
batam.tribunnews.com/ikhwan
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah membuka secara sosialisasi pemilu.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Partisipasi masyarakat pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden beberapa waktu lalu di Kecamatan Tanjungpinang Barat, masih rendah. Banyak masyarakat yang tidak memilih alias golongan putih (golput) saat pemungutan suara dilakukan.

Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat (Kesbangpol Penmas) Kota Tanjungpinang memahami kondisi tersebut.

Untuk itu mereka menggelar Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Perovinsi Kepri di Halaman Kantor Camat Tanjungpinang Barat, Selasa (10/11). Kegiatan ini diikuti oleh Lurah Ketua RT, RW dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Lis mengatakan kegiatan tersebut perlu dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan menekan angka golput yang masih besar di Kecamatan Tanjungpinang Barat ini.

"Sekitar 43 persen pada Pemilihan Legislati dan 47 persen pada Pilpres yang tidak memilih. Ini masih sangat jauh dari harapan kita. Karena target kita angka golput dibawah 15 persen dari jumlah pemilih," kata Lis.

Dia berharap, para peserta yang mengikuti sosilasisasi tersebut nantinya bisa menyampikan dan mengajak masyarakat dilingkungannya untuk menggunakan hak suara pada 9 Desember mendatang.

"Kelurahan juga nantinya harus sosialisasi mengundang masyarakat," kata Lis.

Dia mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi ketua RT dan RW serta Lurah untuk menghimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada.

"Mungkin masyarakat banyak tidak paham. Saya kira tau cara memilih, hanya saja tidak terpanggil menggunakan hak pilihnya. Masyarakat tak peduli sama pemimpinan. Ini pemahaman yang harus dirubah," kata Lis.

Dia optimis, kegiatan yang dilakukan tersebut bisa mendongkrak partisipasi masyarakat pada Pilkada 9 Desember mendatang. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Acara serupa juga akan dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya di Kota Tanjungpinang. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Muhammad Sarih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved