Proyek Tak Beres, DPRD Anambas Minta Eksekutif Blacklist Kontraktor Nakal

Pihaknya mendapati konsultan pengawas yang takut dengan kontraktor saat meninjau proyek multiyears di Palmatak.

Proyek Tak Beres, DPRD Anambas Minta Eksekutif Blacklist Kontraktor Nakal
Tribunnews Batam/Septyan Mulia Rohman
Kawasan Pasir Peti di Desa Pesisir Timur, Anambas. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS – Pemkab Kepulauan Anambas diminta untuk memasukan daftar hitam atau blacklist bagi terhadap kontraktor yang nakal atau yang tidak sesuai aturan saat mengerjakan proyek di Anambas.

"Pemkab harus tegas, blacklist saja kontraktor nakal itu. Kami masih melihat adanya hal itu,”kata Sekretaris Komisi III DPRD Anambas, Umri, Jumat (13/11/2015).

Legislator PDI Perjuangan ini mengambil contoh saat melakukan monitoring proyek multiyears kemarin. Pengerjaan yang amburadul membuat proyek kurang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Langkah tegas bagi kontraktor nakal tersebut menurutnya telah diatur dalam Perpres nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Sanksi harus tegas. Apalagi proyek multiyears ini bukan sedikit anggaran yang harus dikucurkan," ungkapnya.

Menurutnya, dengan pemberlakuan blacklist yang diberikan pemerintah melalui dinas terkait, dapat memberikan efek jera bagi kontraktor dalam melaksanakan pengerjaan.

"Paling tidak cara ini menjadi salahsatu cara untuk meminimalisir kontraktor untuk melakukan kecurangan dalam melakukan pengerjaan," tegasnya.

Pernyataan ini diungkapkan setelah komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan monitoring untuk melihat realisasi fisik pembangunan.

Proyek multiyear yang diduga amburadul ada di tiga pulau besar di Anambas. Dari hasil monitoring tersebut, mereka masih mendapati oknum kontraktor yang melakukan pengerjaan tidak sesuai dengan perencanaan.

Bahkan pihaknya mendapati konsultan pengawas yang takut dengan kontraktor saat meninjau proyek multiyears di Palmatak. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Muhammad Sarih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved