Joachim Low Sebut Pemain Jerman Masih Dihantui Rasa Takut

"Aku bahkan tidak bisa menganalisis pertandingan Jumat. Seluruh situasi diliputi rasa takut dan ketidakamanan," ujarnya

Joachim Low Sebut Pemain Jerman Masih Dihantui Rasa Takut
Guardian/Patrik Stollarz/AFP/Getty Images
Pelatih Jerman, Joachim Low 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, FRANKFURT - Pelatih Jerman, Joachim Low mengatakan, pertandingan melawan Belanda, Selasa (17/11/2015) akan menjadi pesan untuk kebebasan dan demokrasi.

"Ini akan menjadi pesan yang jelas untuk kebebasan dan demokrasi. Ini adalah soal rasa hormat dan dukungan untuk teman-teman kita Perancis," kata Joachim Low seperti dikutip The Guardian, Senin (16/11/2015).

"Jika kita berhasil mengubah permainan ini menjadi sinyal, maka kita sudah merasa menang, terlepas dari hasilnya. Kita semua berpendapat bahwa sebaiknya kita berdiri dengan nilai-nilai kita dan terjadi dalam permainan ."

Joachim Loew mengakui sempat ragu bisa melakoni pertandingan persahabatan melawan Belanda, setelah serangan teror di Paris, karena pemain mereka masih trauma.

Pertandingan di Hanover itu, diusulkan agar dibatalkan, setelah timnas Jerman sempat terperangkap di dalam stadion akibat serangan dan ledakan yang terdengar di luar Stade de France, saat Jerman menjalani pertandingan melawan Perancis, Jumat (13/11/2015) malam.

Timnas Jerman terpaksa nginap di stadion hingga Sabtu (14/11/2015) pagi, untuk alasan keamanan, namun Federasi Sepakbola Jerman, Minggu (16/11/2015) mengumumkan bahwa Timnas Jerman tetap akan melakoni pertandingan melawan Belanda.

"Itu malam yang mengerikan," kata Loew.

"Setelah kami mendarat kembali di Frankfurt, perasaan saya tetap tidak tenang. Kami tidak tidur dengan nyenyak, tapi pertandingan selanjutnya tetap harus dihadapi," katanya.

Loew berharap pertandingan Jumat di Perancis dan Selasa melawan Belanda, menjadi eksperimen untuk mencari kerangka timnya.

Namun, ia tidak bisa menikmati pertandingan demi pertandingan karena khawatir dengan ancaman. Sehingga pertandingan timnya tidak bisa berlangsung secara alami seperti biasa.

Ketika ditanya bahwa Belanda gagal lolos ke Euro 2016 Loew mengatakan: "Sulit berbicara soal lawan kami dalam situasi saat ini. Fokus kami terganggu oleh hal-hal lain. Aku bahkan tidak bisa menganalisis pertandingan Jumat dengan baik. Seluruh situasi diliputi rasa takut dan ketidakamanan," ujarnya.

Pelatih Belanda Danny Blind mengatakan tetap membawa timnya ke Hanover, meskipun ia menyadari pemain Jerman tidak dalam kondisi yang sama dengan mereka.

"Saya pikir itu keputusan (tetap bermain) yang baik untuk tidak menyerah pada teror, tapi jelas kami akan menghormati keputusan apapun yang diambil Jerman," katanya.

"Aku bahkan tidak bisa membayangkan apa yang sedang terjadi melalui pikiran para pemain Jerman pada Jumat malam ketika mereka mendengar ledakan seperti itu selama pertandingan. Hal ini masih akan memiliki efek pada mereka. Untungnya saya tidak pernah mengalami hal seperti itu," katanya.(*)

Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved