Dua Mesin Alami Kerusakan, PLN Meranti Terapkan pola Pemadaman 3:1

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang, Meranti memberlakukan pola pemadaman 3:1 , dari pola semula 6:1

Dua Mesin Alami Kerusakan, PLN Meranti Terapkan pola Pemadaman 3:1
Tribunnewsbatam.com/Net
Ilustrasi PLN

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MERANTI - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang, Meranti memberlakukan pola pemadaman 3:1 , dari pola semula 6:1

Pemberlakuan pola tersebut, disebabkan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang disewa PLN di Desa Gogok, Tebingtinggi Barat berkapasitas 1 MW (mega watt) mengalami kerusakan teknis.

Dan juga mesin cadangan milik Pemda Meranti 500 KW (kilo watt) yang mengalami kebakaran bulan lalu, dan hingga kini belum dapat dioperasikan.

Akibat dari kedua mesin ini tak mumpuni beroperasi, PLN Rayon Selatpanjang mengalami defisit arus sekitar 2,5-3 MW.

"Saat ini, kami lalukan pola pemadaman 3:1 dari semula 6:1. Karena mesin di Gogok dalam keadaan rusak. Ditambah lagi kebakaran kerusakan panel bulan lalu, ya pasti ada defisit arus," jelas Manager PLN Rayon Selatpanjang Asmardi ketika dikonfirmasi Tribun Batam, Kamis(19/11/2015) siang.

Berlakuknya pola baru ini dimulai sejak Kamis ini. Ketika ditanya kapan pastinya berakhir kedua tingkatan pola pemadaman ini? Asmardi menargetkan 2-3 minggu ke depan.

"Teknisi dari Dumai sedang bekerja saat ini. Kalau berakhirnya insya Allah 2-3 minggu bisa pulih kembali. Karena begini, panel kubikel yang terbakar itu, masih dipesan dari Tanjungpinang, Kepri. Inshaallah cepat datang," tuturnya.(*)

Penulis: Leo Halawa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved