Pilkada Kepri 2015

Bawaslu Paksa Sopir Angkot 'Copot' Stiker Bergambar Pasangan Calon

Para sopirnya diminta untuk mencopot stiker yang memuat pesan kampanye pasangan calon tertentu.

Bawaslu Paksa Sopir Angkot 'Copot' Stiker Bergambar Pasangan Calon
Istimewa
Ilustrasi Pilkada di Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Sejumlah mobil angkutan kota (angkot) diberhentikan oleh petugas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepri di daerah Kosgoro Tanjungpinang, Jumat (20/11/2015) siang.

Para sopirnya diminta untuk mencopot stiker yang memuat pesan kampanye pasangan calon tertentu.

Kebijakan Bawaslu tersebut tidak dibantah oleh para supir Angkot. Mereka kemudian mencopot semua stiker berisi kampanye pasangan calon yang baru dipasang sehari sebelumnya.

"Kami disuruh berhenti oleh anggota Bawaslu Kepri di Kosgoro. Kami diminta mencopot stiker di belakang mobil. Padahal stiker itu baru dipasang kemarin," ungkap seorang sopir Wira Santi, Jumat sore.

Pencopotan stiker ini kemudian ditindaklanjuti lagi oleh Bawasalu Kepri dengan memanggil seluruh sopir Angkot se-kota Tanjungpinang.

Mereka diundang datang ke kantor Bawaslu di jalan Kamboja guna menghadiri pertemuan dengan Bawaslu Kepri, Satuan Lalulintas (Satlantas) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang.

"Memang pemasangan stiker yang berisi ajakan atau kampanye di mobil-mobil tidak diperbolehkan. Tadi ada pertemuan antara para sopir angkot dengan Bawaslu, Satlantas dan Dishub," jelas Razaki Persada, Ketua Bawaslu Kepri, Jumat malam.

Menurut Razaki, dalam pertemuan tersebut, para sopir angkot se-kota Tanjungpinang sepakat untuk mencopot stiker yang berisi pesan kampanye pasangan calon tertentu. Kesepakatan itu diacungkan jempol oleh Ketua Bawaslu Kepri.

"Saya beri apresiasi kepada para supir angkot yang mau mencopot stiker di mobil mereka. Ini adalah contoh yang baik dari masyarakat mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dalam Pilkada," tegas Ketua Bawaslu Kepri tersebut. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help