Upah Buruh 2016

BESOK, RIBUAN Buruh dan Pekerja Se-Batam Mogok Kerja Massal. 'CATAT, Tidak Ada Sweeping'

Serikat pekerja dan buruh direncanakan akan melakukan mogok kerja nasional.

BESOK, RIBUAN Buruh dan Pekerja Se-Batam Mogok Kerja Massal. 'CATAT, Tidak Ada Sweeping'
tribunnews batam/anne maria
Dok-Ribuan massa dari Serikat Buruh Serikat Pekerja berunjuk rasa di depan kantor Pemko Batam, Selasa (20/10/2015) pagi sekitar pukul 10.30 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Serikat pekerja dan buruh direncanakan akan melakukan mogok kerja nasional.

Pangkorda Garda Metal, Suprapto yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, pekerja di Batam pun akan melakukan hal yang sama pada Selasa (24/11/2015) pagi.

Menurutnya akan ada sekitar 30 ribuan buruh yang akan melakukan aksi mogok kerja tersebut.

"Ada sekitar 30-50 ribu untuk Batam saja. Tidak ada sweeping, kesadaran saja dari rekan-rekan pekerja semua," ujar Suprapto.

Ada tiga tuntutan setidaknya yang disuarakan kaum buruh pada aksi mogok kerja nasional tersebut.

Tuntutan tersebut, pertama penolakan PP nomor 78 tahun 2015, kedua menolak formasi penentuan UMK yang ditetapkan Penjabat Gubernur Kepri, Agung Mulyana sesuai PP baru tersebut.

Serta yang ketiga menuntut agar penjabat Gubernur menetapkan UMK Batam sesuai dengan kesepakatan DPK.

"Kami ingin menyampaikan ke semua bahwa perjuangan kami besok untuk melawan rezim upah murah. Kami menolak penetapan pemerintah melalui penjabat gubernur yang menghapus atau meniadakan upah kelompok usaha. Itu maksudnya apa, artinya semua dipukul rata sama pemerintah?. Inikan upaya-upaya menyengsarakan buruh," kata Suprapto.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved