Selebaran Kampanye Hitam Marak, Walikota Tanjungpinang 'GERAM'

"Selebaran ini disebar ke gereja-gereja di Tanjungpinang. Jangan jadikan momen pilkada ini sebagai ajang saling menjatuhkan, saling fitnah,

Selebaran Kampanye Hitam Marak, Walikota Tanjungpinang 'GERAM'
Istimewa
Ilustrasi Pilkada 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kepri semakin dekat. Suhu politik pun kian memanas, tak terkecuali di Tanjungpinang.

Setelah sempat terjadi 'perang' kata-kata bijak antar pasangan calon gubernur, kini beredar selebaran yang berisi kampanye hitam.

Namun belum diketahui dari mana asal selebaran tersebut. Yang jelas selebaran berisi kampanye hitam ini dialamatkan kepada salah satu calon gubernur.

Dalam selebaran yang ditulis dengan bahasa daerah itu, terdapat kata-kata berisi ajakan warga suku tertentu untuk tidak mengikui elit politiknya mendukung salah satu calon gubernur.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang mendapati adanya selebaran berisi kampanye hitam itu pun merasa gerah. Karena kampanye hitam sudah membawa-bawa unsur Suku Ras dan Agama (Sara) itu beredar di Kota Tanjungpinang.

"Selebaran ini disebar ke gereja-gereja di Tanjungpinang. Jangan jadikan momen pilkada ini sebagai ajang saling menjatuhkan, saling fitnah," katanya.

Dia menilai kampanye hitam tersebut dilakukan secara tersistim dan sengaja diciptakan menjelang hari H Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 9 Desember mendatang.

Tujuannya untuk menjatuhkan pasangan calon tertentu.

"Kita sudah taHu, 70 persen masyarakat memilih siapa. Kedepan kita butuh pemimpin yang mendapat dukungan kuat dari masyarakat," katanya.

Lis mengaku khawatir, hal tersebut akan memecah belah masyarakat kota Tanjungpinang yang selama ini damai. Sehingga suasana kota Tanjungpinang yang kondusif dikawatirkan menjadi terganggu.
Oleh karena itu dia meminta masyarakat untuk tidak terpancing dengan adanya kampanye hitam tersebut.

"Kita akan sampaikan ini (kepada Penwaslu-red). Ini kampanye hitam yang diciptakan dengan tersistem," kata Lis. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved