BURUH dan PEKERJA BACA INI, 1.800 Karyawan Ditawari Pensiun Dini

tawaran pensiun dini juga pernah dilakukan pada tahun 2014. Saat itu, tawaran pensiun dini kepada 1.800 karyawan dari total 27 ribu karyawan

BURUH dan PEKERJA BACA INI, 1.800 Karyawan Ditawari Pensiun Dini
Istimewa
Ilustrasi PHK

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - PT Maspion berencana menawarkan pensiun dini untuk 1.800 karyawannya. Maspion tidak mampu menerapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Timur yang mengalami kenaikan 12,5 persen dibanding tahun 2015.

"Penerapan UMK tahun 2016 sangat berat bagi kita, khususnya pengusahan di Jawa Timur, oleh karena itu kami melakukan berbagai cara, salah satunya menawarkan pensiun dini," ucap Presiden Direktur Grup Maspion, Ali Markus, di Surabaya sebagaimana dilansir Antara, Selasa (24/11/2015).

Ali mengatakan, tawaran pensiun dini juga pernah dilakukan pada tahun 2014. Saat itu, tawaran pensiun dini kepada 1.800 karyawan dari total 27 ribu karyawan Maspion. Perusahaan terbebani dengan besaran UMK yang berlaku.

Ali mengatakan penetapan UMK yang mengacu pada Peraturan Gubernur Jatim terlalu memberatkan sejumlah pengusaha, karena tidak sepenuhnya mengacu pada PP 78.

"Penetapan UMK tahun ini seperti halnya kita para pengusaha menelan pil pahit, tapi bagaimana lagi, harus tetap kita laksanakan," katanya.

Ali berharap, pada penetapan UMK tahun depan bisa kembali mengacu pada PP 78, agar tidak semakin banyak pengusaha yang keberatan dan gulung tikar.

"Seperti yang saya lihat di Sidoarjo, tepatnya di Kecamatan Jabon, sekarang sudah tidak ada lagi perusahaan yang bertahan, ini adalah salah satu efek dari terlalu beratnya penetapan UMK," katanya.

Ali mengatakan, akibat penetapan UMK yang terlalu tinggi, beberapa perusahaan terancam melakukan relokasi lokasi usahanya ke beberapa daerah yang nilai UMK'nya lebih rendah, seperti di wilayah Lamongan, Ngawi dan Nganjuk.

"Soal relokasi, kita serahkan kepada pengusaha dan itu adalah pilihan mereka masing-masing," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menetapkan nilai UMK berdasarkan Pergub Jawa Timur Nomor 68 Tahun 2015 tentang UMK Jawa Timur Tahun 2016 tertanggal 20 November 2015.

UMK tertinggi adalah Kota Surabaya sebesar Rp 3.045.000, atau lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya Rp 2,7 juta, kemudian diikuti Kabupaten Gresik Rp 3.042.500, Kabupaten Sidoarjo Rp 3.040.000, Kabupaten Pasuruan Rp 3.037.500, serta Kabupaten Mojokerto Rp 3.030.000.

Sedangkan, nilai terendah UMK tahun depan yakni Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Magetan yang besarannya sama, yaitu masing-masing Rp 1.283.000.(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved