Investor Jepang Lirik Perikanan dan Sampah Tanjungpinang

"Investor asal Jepang itu, tertarik mengelola perikanan di Tanjungpinang. Dia berniat membangunan pabrik es,

Investor Jepang Lirik Perikanan dan Sampah Tanjungpinang
Istimewa
Ilustrasi Perikanan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Investor asal Jepang berkunjung ke Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kota Tanjungpinang, Selasa (24/11/2015) lalu.

Dalam kunjungan tersebut, investor itu mengaku tertarik untuk berinvestasi di Tanjungpinang.

Ketua BP Kota Tanjungpinang, Den Yealtha mengatakan, investor Jepang mengaku ingin berinvestasi dalam beberapa sektor. Di antaranya pengelolaan perikanan dan pengelolaan sampah.

"Investor asal Jepang itu, tertarik mengelola perikanan di Tanjungpinang. Dia berniat membangunan pabrik es, tempat pelelangan ikan dan fasilitas pendukung lainnya," ungkap Den Yealtha kepada Tribun, Rabu (25/11/2015).

Ketertarikannya berinvestasi di sektor perikanan menjadi kabar baik bagi BP Kota Tanjungpinang.

Den Yealtha mengaku langsung memaparkan kondisi wilayah Tanjungpinang yang masuk dalam kawasan free trade zone (FTZ).

Bahkan tim lapangan BP Kota Tanjungpinang juga mengantar investor untuk meninjau lokasi tersebut.

"Mereka berencana membangun itu di daerah Senggarang. Karena itu kami lalu mengajak mereka untuk meninjau lokasi. Tim lapangan sudah mengantar mereka ke sana," jelas Den Yealtha.

Selain di sektor perikanan, investor tersebut tertarik juga untuk mengelola sampah. Namun, dia membutuhkan sampah sebanyak 4.000 ton per bulan.

"Sampah yang dikelola ini adalah sampah rumah tangga. Saya kira, kita bisa menyanggupi itu kalau memang mereka mau berinvestasi," jelas Ketua BP Kota Tanjungpinang tersebut.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help