Pilkada Kepri 2015

Hari Pertama Kampanye Terbuka, SANUR Pilih Berkumpul Bersama Anak Yatim

Sanur tidak menggelar kampanye pada hari yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang itu.

Hari Pertama Kampanye Terbuka, SANUR Pilih Berkumpul Bersama Anak Yatim
Istimewa
Hari pertama kampanye terbuka, HM Sani berkumpul bersama anak Yatim 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kampanye terbuka pasangan Sani-Nurdin (Sanur) dijadwalkan akan digelar di Tanjungpinang, Minggu (29/11/2015) ini.

Namun, Sanur tidak menggelar kampanye pada hari yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang itu.

Sani sendiri justru mengumpulkan anak-anak yatim piatu, para ibu majelis taklim serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama di rumahnya, jalan Cempedak Tanjungpinang, Sabtu (28/11/2015).

Mereka menggelar doa bersama memohon agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kepri berjalan aman dan damai.

"Saya mengumpulkan anak-anak yatim piatu dan para ibu majelis taklim untuk sama-sama mendoakan Pilkada berjalan aman. Saya yakin, doa-doa anak yatim piatu selalu didengar oleh Allah," ungkap Sani ketika ditemui di rumahnya, Sabtu siang.

Saat itu, Rumah Sani di jalan Campedak hari itu memang dipenuhi oleh anak-anak yatim piatu, para ibu majelis taklim serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat.

Mereka berdoa bersama dan berkumpul dalam suasana kekeluargaan. Sani dan istrinya Hj Aisyah Sani menerima setiap tamu yang hadir dengan gembira.

Sesuai penetapan KPU Kepri, pasangan Sanur menggelar kampanye terbuka perdana di lapangan Pamedan Ahmad Yani pada Minggu (29/11/2015).

Sementara kampanye terbuka ke dua akan digelar di lapangan Tumenggung Abdul Jamal Batam pada Sabtu (5/12/2015) mendatang.

"Hari ini saya dan Rudi (calon wali kota Batam_red) menggelar kampanye di Batam. Sesuai jadwal, besok kami akan menggelar kampanye terbuka di sini. Tetapi kami tidak menggelarnya. Kami akan gelar semuanya di Batam pada Sabtu (5/12) nanti," ungkap Sani sambil tersenyum.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help