11 Anggota Satpol PP Bintan yang Berstatus Honorer Kini Resah

Imran belum bisa memastikan, apakah diperpanjang kontraknya tahun 2016 atau justru sebaliknya

11 Anggota Satpol PP Bintan yang Berstatus Honorer Kini Resah
Istimewa
Ilustrasi Satpol PP 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN  - Pernyataan Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana untuk mengakhir masa kontrak anggota Satpol PP pada Akhir tahun 2015, karena Anggota Satpol PP yang bertugas hanya yang berstatus PNS, membuat resah Satpol PP yang masih honorer, khususnya di Bintan.

Di Kabupaten Bintan ada 11 personel Satpol PP yang masih berstatus sebagai tenaga honorer serta Pegawai Tidak Tetap (PTT) daerah.

Bila mengikuti aturan yang disebutkan Penjabat Gubernur Kepri tersebut, maka suka tidak suka mereka harus mengikutinya.

Dalam peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 34 Tahun 2015 dan peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2015 tentang jabatan fungsional Satpol PP sebagai aparat pemerintah daerah yang diduduki Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kakansatpol PP Bintan, Imran Hanafi saat dikonfirmasi mengatakan, pernyataan Gubernur itu tentunya membuat gelisah sebelas orang anggota Satpol PP yang berstatus pegawai honorer.

Namun Imran belum bisa memastikan, apakah diperpanjang kontraknya tahun 2016 atau justru sebaliknya.

"Kalau untuk kontraknya tentu kita perpanjang. Karena bagai mananya itu ranah BKD Bintan. Yang jelas, personel kita sejauh ini tidak bermasalah, yang diputus kontrak kerjanya biasanya hanya personel yang bermasalah saja," kata Imran, Senin (30/11/2015).

Ditanyakan dengan keputusan Gubernur itu apakah dirinya ingin mengikutinya, Imran mengatakan akan ikut bila itu sudah menjadi peraturan.

"Karena memang sudah dijelaskan untuk penegkan Perda itu harus PNS. Kalau memang sudah itu aturanya, kita ikut saja," tambahnya.

Soal nasib 11 tenaga honorer Satpol PP itu, apakah dia akan ditempatkan di Linmas ataupun Hansip sesuai dengan pernyataan gubernur.

"Kita lihat nanti, kalaupun memang tidak diperbolehkan, berarti kita letakan di bagian kantor, dan dia tidak akan memakai baju seragam Satpol PP lagi," katanya.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help