Jumlah Anggota Satpol PP Bintan Masih Kurang

Personel Satpol PP aktif hanya 175 orang, artinya kurang 76 personel jika mengacu Permendagri Nomor 60 tahun 2012

Jumlah Anggota Satpol PP Bintan Masih Kurang
Istimewa
Ilustrasi Satpol PP 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN  - Jumlah Anggota Satpol PP di Kabupaten Bintan masih jauh dari kata cukup.

Luasnya wilayah Bintan tentunya mengharuskan daerah tersebut memiliki personil Satpol PP yang banyak dan mumpuni.

Untuk saat ini, Satpol PP Bintan masih kekurangan jumlah personil, bila mengacu kepada Permendagri Nomor 60 Tahun 2012 tentang jumlah personil Satpol PP.

Terdapat perhitungan jumlah personil sesuai luas wilayah yang disebut dengan istilah range, dengan begitu jumlah yang proporsional harusnya personil Satpol PP Bintan berjumlah minimal 251.

Namun, saat ini personel yang tercatat aktif bekerja hanya 175 personel, artinya terdapat kekurangan 76 personel jika mengacu kepada Permendagri Nomor 60 tahun 2012 itu.

Kakansatpol PP Imran Hanafi mengatakan, kekurangan personil selama ini tidak mengganggu kinerja satuannya dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Karena itu, adanya keputusan Gubernur Kepri terkait pemutusan kontrak Satpol PP tidak terlalu berpengaruh di Kabupaten Bintan.

Belum bisa bersikap

Beda halnya dengan Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Lamen Sarihi, saat diminta tanggapan terkait perintah yang dikeluarkan Gubernur Kepri tersebut.

Menurut Lamen, pemutusan kontrak dan memindahkan mereka menjadi Linmas atau Hansip apakah sudah dipikirkan matang-matang, karena tukpoksi atau pekerjaan mereka sudah jelas berbeda.

"Kita lihat dulu, itu tukpoksinya dimana. Satpol PP sudah jelas untuk menegakkan Perda. Namun kalau hansip atau Linmas itu sudah beda lagi," kata Lamen.

Bukan hanya itu, Lamen juga membahas penganggaran gaji honorer yang juga sudah diketok DPRD Bintan dalam Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

Jika nanti dialihkan, menurut Lamen harus ada dasar yang kuat agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran.

"Apakah ini sudah tepat atau belum. Saya belum bisa banyak berkomentar karena belum ada salinannya," katanya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved