Kenaikan Tarif Listrik Berlaku per 1 Desember 2015, Rudy Chua Protes, karena Tak Ada Sosialisasi

"Yang disayangkan adalah kenaikan itu tidak disosialisasikan sehingga masih banyak masyarakat tidak tahu," kata Rudy

Kenaikan Tarif Listrik Berlaku per 1 Desember 2015, Rudy Chua Protes, karena Tak Ada Sosialisasi
Tribun Batam/ Iman Suryanto
Rudy Chua

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - PLN menaikkan tarif listrik dari Rp 1.300 menjadi Rp 1.500 per kwh. Kenaikan tarif listrik itu mulai berlaku, Selasa (1/12/2015), termasuk untuk pelanggan di Tanjungpinang.

Namun ironisnya, kenaikan tarif itu dilakukan PLN tanpa didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya.

Serentak suara protes terhadap kebijakan PLN ini bermunculan.

Protes pertama dilancarkan Anggota DPRD Kepri dari daerah pemilihan (Dapil) Tanjungpinang, Rudy Chua.

Rudy menyayangkan kebijakan PLN itu, karena diberlakukan tanpa diketahui kebanyakan masyarakat.

"PLN mulai hari ini menaikkan tarif listrik untuk golongan 1300 dan 2200 VA sebesar 11 persen atau dari Rp 1.352 menjadi Rp 1509.

Yang disayangkan adalah kenaikan itu tidak disosialisasikan sehingga masih banyak masyarakat tidak tahu," kata Rudy kepada Tribun, Selasa (1/12/2015) malam.

Rudy mengakui kenaikan tarif listrik itu merupakan keputusan PLN Pusat.
Namun, dia berharap PLN harusnya lebih dahulu melakukan sosialisasi kenaikan tarif itu kepada masyarakat terutama mereka yang menjadi pelanggan di kedua kelompok tersebut.

"Ada sekitar 43000 pelanggan di pulau Bintan termasuk dalam kedua kelompok tersebut. PLN harus melakukan sosialisasi agar tidak ada yang merasa dirugikan," tegas anggota DPRD Kepri dari Fraksi Hanura itu.

Kenaikan tarif listrik dibenarkan Manager Niaga PLN Tanjungpinang, Rizal.
Kepada Tribun Rizal mengatakan sebenarnya kenaikan tersebut bukan merupakan suatu kebijakan yang baru melainkan pemberlakuan kebijakan yang tertunda sejak Januari 2015 lalu.

"Kan Januari 2015 lalu ada rencana menaikkan tarif listrik. Namun, rencana tersebut tertunda sampai saat ini. Sekarang PLN mau memberlakukan tarif listrik itu," kata Rizal.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved