Adik Kandung Presiden BJ Habibie Kembali Terpilih jadi Ketua PMI Batam

Sri Soedarsono kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam.

Adik Kandung Presiden BJ Habibie Kembali Terpilih jadi Ketua PMI Batam
tribunnews batam/eko setiawan
Sri Soedarsono kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam Dalam Musyawarah Kota V di Ball Room Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Jumat (11/12/2015) siang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sri Soedarsono kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam Dalam Musyawarah Kota V di Ball Room Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Jumat (11/12/2015) siang.

Untuk diketahui, Sri sudah empat kali berturut-turut menjadi ketua PMI Batam.

Kepercayaan seluruh anggota untuk memilih Sri mengemban jabatan ini tentunya atas dasar kesuksesan yang PMI Batam selama di bawah kepengurusan Sri.

Adik dari Presiden RI ke-3 BJ Habibi ini menuturkan, dengan terpilihnya kembali dirinya, merupakan kepercayaan dari semua anggota yang ada.

"Harapan saya ke depanya, semua pihak bisa bekerja secara profesional. Kalau mau oke kedepanya semua yang bekerja harus profesional juga," sebutnya.

Diceritakanya, kondisi PMI Kota Batam sendiri saat ini sudah sangat bagus.

Untuk stok beberapa alat-alat canggih sudah didatangkan dari luar negeri seperti dari Belanda.

Alat tersebut bisa memproses darah secara cepat dan darah itu bisa di stock selama satu tahun.

"Sebagai ketua kita juga harus mempunyai banyak jaringan. Dan sekarang untuk kota Batam stok darah sudah cukup bahkan melimpah di PMI," sebutnya.

Selain stok darah yang banyak, menurut Sri, mereka juga mempunyai kelompok-kelompok pendonor yang sewaktu-waktu bisa diminta jika keadaan darurat.

"Kita sudah mempunyai itu semua, dan mereka siap untuk memberikan darahnya jika perlu. Kita tinggal kontak mereka saja," tambahnya.

Pada 2016 nanti, jika tidak ada halangan PMI akan meresmikan kantor PMI Batam yang terletak dikawasan Batam Centre.

Pembangunan kantor PMI sendiri menurut Sri itu murni dari uang mereka.

Untuk pembangunan gedung tidak menggunakan dana dari pemerintah.

"Saya pinjam uang di rumah sakit milik orangtua saya. Gak apa-apa, karena disana saya ketuanya, disini kan juga saya. Jadi tidak akan ada orang nanti bilang itu pencucian uang," sebutnya lagi. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help