Pilkada Kepri 2015

Panwaslu Buat Laporan Terkait Pelanggaran Pilkada di TPS 25 Batam

anwaslu Kota Batam akhirnya membuat laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi Kelurahan Kibing RT 2 RW 1 TPS 25 Batam.

Panwaslu Buat Laporan Terkait Pelanggaran Pilkada di TPS 25 Batam
tribunnews batam/thomm
dok-ilustrasi - Penghitungan suara 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Panwaslu Kota Batam akhirnya membuat laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi Kelurahan Kibing RT 2 RW 1 TPS 25 Batam.

Laporan tersebut langsung dilakukan oleh Komisioner Panwaslu sekitar pukul 16.30 WIB.

Harianto, Komisioner Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Batam saat membuat Laporan ke Unit SPK Polresta Barelang mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap oleh Saksi, Citro Supomo di TPS 25 bernama NB.

Ketika itu, NB menggunakan formulir C6 atau undangan ke TPS menggunakan surat undangan milik orangtua dari Citro Sutomo yang kebetulan menjadi saksi di TPS 25 tersebut.

"Dia ditangkap oleh saksi, karena menggunakan undangan orang lain untuk mencoblos. Kebetulan undangan itu milik orangtua dari saksi," sebut Harianto menerangkan.

Menurut Harianto, setelah diselidiki, ternyata NB mendapatkan kartu undangan memilih dari bapak kos tempat dia tinggal dan ia ditawari untuk memilih ketika itu.

"Yang berikan undangan itu adalah Bapak kosnya. Dan Bapak kosnya mendapatkan surat undangan dari ketua RT setempat," lanjutnya.

Baca berita selengkapnya diedisi cetak Tribun Batam.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved