Pilkada Kepri 2015

Rapat Pleno Pilgub di KPU Kepri Sempat Diskors 10 Menit

Said langsung mengambil kebijakan untuk menskors rapat pleno selama 10 menit. Kebijakan tersebut sempat diprotes oleh kuasa hukum pasangan

Rapat Pleno Pilgub di KPU Kepri Sempat Diskors 10 Menit
Tribun Batam/Thom
suasana rapat pleno di KPU Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kepri di tingkat provinsi akhirnya digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di Asrama Haji Tanjungpinang, Jumat (18/12/2015) sore.

Namun, rapat pleno tersebut sempat diskors selama 10 menit. Kebijakan untuk menskors rapat pleno ditempuh oleh KPU Kepri untuk menunggu kedatangan saksi dari pasangan calon nomor urut 2, Soerya-Ansar Untuk Kepri Hebat (SAH).

"Sebelum rapat pleno ini dibuka, saya perlu menanyakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepri, terkait saksi nomor urut 2 yang belum hadir. Apakah rapat ini perlu diskor?" tanya Said Sirajuddin, Ketua KPU Kepri, sebelum memulai rapat pleno.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh komisioner Bawaslu Kepri, Indrawan Susilo. Kepada KPU Kepri, Indrawan ingin memastikan bahwa undangan kepada saksi pasangan calon nomor urut 2 sudah dikirim. Dia selanjutnya meminta bukti penerimaan surat undangan tersebut.

"Kalau surat undangannya sudah, maka kami minta bukti penerimaan surat undangan itu. Kami juga meminta KPU Kepri untuk menghubungi saksi pasangan calon nomor urut 2. Terkait durasi waktunya, kami serahkan kepada KPU Kepri," kata Indrawan.

Menanggapi pernyataan Bawaslu Kepri, Said langsung mengambil kebijakan untuk menskors rapat pleno selama 10 menit. Kebijakan tersebut sempat diprotes oleh kuasa hukum pasangan nomor urut satu, Sani-Nurdin (Sanur).

"Sesuai dengan ketentuan, setiap saksi pasangan calon harus tiba di lokasi sebelum rapat pleno dimulai. Karena itu, saya pikir tidak perlu kita menunggu saksi pasangan nomor urut dua," tukas Bali.

Protes Bali ini tidak ditanggapi oleh Said. Ketua KPU Kepri itu tetap saja menskors rapat pleno tersebut selama 10 menit.

Datang Dipertengahan Rapat
Setelah diskors selama 10 menit, rapat pleno rekapitulasi akhirnya dilanjutkan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri Said Sirajuddin akhirnya mencabut durasi waktu skors lalu memulai rapat pleno tersebut.

Rapat pleno itu kemudian dilanjutkan tanpa kehadiran saksi dari pasangan calon nomor urut dua, Soerya-Ansar Untuk Kepri Hebat (SAH).

Namun, pada pertengahan rapat pleno, dua saksi pasangan calon SAH akhirnya memasuki ruangan. Mereka adalah Syahrial dan Ruslan Abdul Gani. "Assalamualaikum," sapa Syahrial dan Ruslan hampir bersamaan.

Keduanya kemudian dipersilahkan Ketua KPU Kepri untuk duduk di posisinya. Kepada keduanya lalu diberitahukan bahwa rapat pleno sudah digelar beberapa menit sebelumnya. Pemberitahuan tersebut diterima oleh Ruslan dan Syahrial tanpa mengajukan protes. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved