Penjabat Gubernur Kepri Meminta PLN tak Padamkan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru

Kondisi listrik menjelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 menjadi salah satu perhatian Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana.

Penjabat Gubernur Kepri Meminta PLN tak Padamkan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru
Tribun Batam/Istimewa/Humas
Penjabat Gubernur Kepri resmikan enam unit pembangkit listrik tenaga diesel di Karimun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kondisi listrik menjelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 menjadi salah satu perhatian Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana.

Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Cahyo Kumolo, Agung akhirnya meninjau kondisi ketersediaan listrik di Tanjungpinang, Sabtu (19/12/2015) siang.

Agung mendatangi pusat pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Sukaberenang, Tanjungpinang dan melihat kondisi listrik di area Tanjungpinang dan sekitarnya.

Di sini dia berbincang-bincang dengan Manager PT PLN Area Tanjungpinang dan sekitarnya, Majuddin.

"Saya datang ke sini karena diarahkan Pak Menteri untuk memantau pelayanan listrik di Kepri menjelang Natal dan Tahun Baru. Karena itu saya meminta penjelasan dari Pak Majuddin terkait kondisi listrik di wilayah PLN Tanjungpinang," ungkap Agung, usai berdialog dengan Majuddin.

Penjabat Gubernur Kepri itu mengakui bahwa kondisi kelistrikan di area Tanjungpinang dan sekitarnya berada dalam posisi normal.

Kondisi kelistrikan ini dipastikan bisa digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama kedua hari raya tersebut.

"Saya minta supaya Pak Majuddin harus memperhatikan daya listrik selama kedua hari raya ini. Karena selama hari-hari itu, banyak daya listrik dipakai untuk pohon Natal, buat kue-kue dan lain-lain," kata Agung mengingatkan.

Sebelumnya, Majuddin menjelaskan kondisi kelistrikan di area PT PLN Tanjungpinang dan sekitarnya.

Dia memastikan bahwa kondisi kelistrikan pada beberapa daerah di Kepri tidak mengalami kendala menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Pada semua kabupaten/kota, daya listrik relatif lebih besar daripada beban puncaknya. Cuma di Karimun sajalah yang kondisi listriknya berada dalam status siaga. Karena beban daya listriknya 25 megawatt; sementara beban puncaknya 24 megawatt," rinci Majuddin.

Manager PT PLN Area Tanjungpinang dan sekitarnya itu kemudian memaparkan lagi bahwa daya listrik di Daik Lingga sebesar 2 megawatt dan beban puncaknya 1,3 megawatt, daya listrik di Dabo Lingga sebesar 5 megawatt dan beban puncaknya 3,8 megawatt, daya listrik di Natuna sebesar 9 megawatt dan beban puncaknya 6 megawatt, daya listrik di Tarempa Anambas 9 megawatt dan beban puncaknya 6 megawatt, daya listrik di Tanjung Uban sebesar 9,7 megawatt dan beban puncaknya 7 megawatt dan daya listrik di Belakang Padang sebesar 2 megawatt ditambah dari Batam dan beban puncaknya 1,25 megawatt.

"Kalau daya listrik di Tanjunpinang sebesar 71 megawatt; semenatara beban puncak 57 megawatt. Jadi, insyallah, selama Natal dan Tahun Baru, tak ada pemadaman listrik," tegas Majuddin memastikan. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved