Pilkada Kepri 2015

Kata DPRD Karimun, Dana Pilkada Serentak Bakal Diaudit BPK

"Kita tidak mau sembarangan dalam menyetujui sebuah usulan program pada APBD murni Karimun tahun anggaran 2016,” kata Bakti

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Wakil Ketua DPRD Karimun, Bakti Lubis SH mengingatkan pengelola anggaran pelaksanaan Pilkada serentak 2015 di Kabupaten Karimun untuk dapat menggunakan anggaran yang berasal dari APBD Perubahan Kabupaten Karimun tahun anggaran 2015.

Pasalnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memberlakukan audit khusus terhadap laporan penggunaan anggaran pilkada serentak tersebut.

“BPK informasinya akan menerapkan audit khusus untuk anggaran Pilkada Serentak 2015. Jadi perlu hati-hati benar dalam penggunaannya.

Kita tidak mau sembarangan dalam menyetujui sebuah usulan program pada APBD murni Karimun tahun anggaran 2016,” kata Bakti saat ditemui di DPRD Karimun belum lama ini.

Peringatan serupa juga diutarakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungbalai Karimun, Rudi Margono SH MH.

Saat menerima kunjungan salah satu instansi penyelenggara Pilkada serentak 2015 di Kabupaten Karimun, Rudi mengaku menyarankan untuk menggunakan anggaran pilkada sesuai program yang instansi tersebut susun dan jangan melenceng.

“Pesan saya singkat saja, ingat KPU periode sebelumnya, jangan buat apa yang mereka buat. Tetap lah pada koridor, apa yang telah diprogramkan, laksanakan.

Kalau tidak, ya silakan kembalikan ke kas negara, gampang saja,” kata Rudi.

Bahkan mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut menganjurkan agar instansi tersebut memajang program serta nominal anggaran yang digunakan secara terbuka di kantor mereka.

Hal itu dimaksudkan agar tidak ada saling curiga dan mencurigai terjadi di tengah masyarakat.

“Itu kan bukan uang pribadi, tapi uang negara, jadi kenapa harus takut. Tampilkan saja di papan pengumuman di kantor, ini programnya dan nominalnya berapa.

Kadang, kita ini takut karna merasa itu uang kita, itu yang harus diluruskan. Ini bukan uang pribadi tapi uang negara, uang rakyat, jadi kenapa harus takut,” pesan Rudi.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2015 di Kabupaten Karimun yang terdiri dari Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kepri dan Pilkada Bupati-Wakil Bupati Karimun dibutuhkan anggaran total sebesar Rp 18 milyar atau tepatnya Rp 18.074.799.000.

Anggaran itu terbagia atas KPU Karimun sebesar Rp 9.774.990.800, Panwaslu Rp 3.356.206.000, Polres Karimun Rp 3.602.818.000, Satpol PP Rp 960.784.200 dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) & Kesatuan Bangsa (Kesbang) sebesar Rp 300 juta. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved