Waspada Virus Zika

Ribuan Bayi Miliki Otak Berukuran Kecil, Diduga Akibat Virus Zika dari Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti

Di Indonesia, Lembaga Eikjman pun telah melaporkan kehadiran virus Zika kepada Kementerian Kesehatan.

Ribuan Bayi Miliki Otak Berukuran Kecil, Diduga Akibat Virus Zika dari Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti
AFP Photo/Felipe Dana
Bayi Luzia asal Brasil menderita mikrosefali karena diduga terinfeksi virus Zika yang ditularkan melalui nyamuk. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Lebih dari 2.700 bayi di Brasil dilaporkan lahir dengan mikrosefali atau kecacatan pertumbuhan otak tahun ini.

Jumlah ini meningkat drastis dibanding tahun 2014, yaitu hanya sekitar 150 kasus.

Pemerintah Brasil menduga peningkatan kasus mikrosefali akibat infeksi virus Zika pada ibu hamil yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Salah satu yang diduga korban virus Zika adalah bayi Luzia yang lahir Oktober lalu.

Putri Angelica Pereira ini lahir dengan ukuran kepala sangat kecil.

Menurut ahli saraf, mikrosefali yang dialami Luzia mennyebabkan cerebral palsy.

Pada minggu awal kehamilannya, Angelica mengaku sering digigit nyamuk.

Mulanya, gigitan nyamuk hanya dianggap hal biasa. tapi, lama-kelamaan Angelica menderita demam, sakit kepala, ruam, dan rasa terbakar di mata.

Dalam waktu empat hari, gejala tersebut hilang.

Pejabat kesehatan di Brasil meyakini, mikrosefali yang dialami putri Angelica dan ribuan bayi lainnya disebabkan oleh wabah virus Zika.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved