Jelang Tutup Tahun, Transaksi Valas Sepi di Tanjungpinang

Diduga akibat pelancong Singapura disibukkan dengan urusan tahun baru di

Jelang Tutup Tahun, Transaksi Valas Sepi di Tanjungpinang
Istimewa
ilustrasi valuta asing 

Laporan Tribun Batam, Agus Sumarwah

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Dibanding liburan Natal pekan lalu, aktivitas penukaran uang asing (valas) di pengujung tahun 2015 di Tanjungpinang cenderung sepi.

Diduga akibat pelancong Singapura disibukkan dengan urusan tahun baru di negerinya, dan para pebisnis yang biasa bertransaksi valas sibuk tutup pembukuan.

"Sepi, saya kadang malah ngopi depan," ucap Robi, seorang pemilik usaha valas di kawasan Batu 9, Kamis (31/12/2015).

Dia mengaku tak mengetahui pasti pemicu sepinya transaksi valas beberapa hari terakhir.

Namun dia meyakini urusan akhir tahun penyebabnya. "Bisa jadi mereka sibuk tutup buku," ujarnya seraya menjelaskan, selain pelancong Singapura, pelanggan tempat usahanya kalangan pebisnis yang sering bolak-balik ke Singapura.

Kendati tak seramai pekan lalu, dia mengaku tetap ada transaksi meskipun tak banyak.

Dari jumlah sedikit itu, menurutnya, paling banyak penukaran duit pecahan 50 dolar Singapura. "Kursnya sekitar Rp 400-an ribu," jelasnya.(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved