Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bansos Batam Ini Dituntut 4 tahun, 6 bulan Penjara

Anak kandung terdakwa Obos Bastaman itu terbukti bersalah melakukan serangkaian tindak pidana korupsi Bansos melalui dana APBD Kepri 2012

Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bansos Batam Ini Dituntut 4 tahun, 6 bulan Penjara
mexicoinstitute
ilustrasi sidang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Bima Ilham Bastaman, satu dari tiga terdakwa dugaan kasus korupsi dana hibah bantuan sosial (Bansos) di Kota Batam, dituntut selama 4 tahun 6 bulan ditambah denda Rp200 juta, subsider 6 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (20/1/2016).

JPU Hendri Sipayung SH dalam tuntutannya menyakini terdakwa Bima Ilham Bastaman, anak kandung dari terdakwa Obos Bastaman terbukti bersalah melakukan serangkaian tindak pidana korupsi Bansos yang dilakukan secara bersama-sama, melalui dana APBD Provinsi Kepri Tahun 2012 dengan nilai total Rp1,347 miliar.

Perbuatan terdakwa tersebut, sebagaimana disampaikan dalam dakwaan primer JPU melanggar Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

Atas tuntutan JPU tersebut, terdakwa Ilham Bastaman melalui pensehat hukumnya, Sri Ernawati SH dan Agus Riawantoro SH akan mengajukan pembelaan yang akan disampaikan pada sidang sepekan mendatang.

Dalam kasus korupsi yang sama sebelumnya, JPU juga menuntut dua terdakwa lainnya, yakni Abdul Azis, mantan anggota DPRD Kepri periode 2009-2014 dengan tuntutan selama 5 tahun, ditambah denda Rp50 juta subsider 6 bulan kurungan, serta diminta mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp816,5 juta, dengan melakukan penyitaan seluruh harta kekayaannya.

Jika tidak dapat mencukupi, maka akan diganti kurungan selama 2 tahun 6 bulan.

Selain Abdul Azis, secara terpisah dalam ruangan sidang dan majelis hakim yang sama, JPU juga menuntut terdakwa Obos Bastaman selama 5 tahun, ditambah denda Rp50 juta, subsider 6 bulan kurungan, serta dimintan untuk mengembalikan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp495 juta, atau dipenjara selama 2 tahun 6 bulan.

Dalam sidang terungkap, terdakwa Ilham Bastaman secara bersama-sama dengan terdakwa Abdul Aziz dan Obos Bustaman diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pemberian dana bantuan sosial kepada 21 Usaha Kecil Menengah Tahu Tempe di Kota Batam.

Dana ini menggunakan dana APBD Provinsi Kepri Tahun 2012.

Dugaan tindak pidana korupsi ini juga dilakukan dalam penyerahan dana hibah kepada masjid dan TK Baitul Razak di Perumahan Sari Pajajaran, Batuaji, Kota Batam. Dana hibah ini bersumber dari APBD Provinsi Kepri 2013.

Halaman
12
Penulis: Aprizal
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved