Walikota Tanjungpinang: Kalau Ada Pemadaman Listrik, PLN Wajib Informasikan ke Warga

Semalam habis Isya, kami pas ada Kenduri mati lampu. Setengah jaman lah. Jadi terpaksa pakai lampu darurat kendurinya

Walikota Tanjungpinang: Kalau Ada Pemadaman Listrik, PLN Wajib Informasikan ke Warga
Tribun Batam/ Istimewa
Ilustrasi Pemadaman Listrik

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Beberapa hari terakhir di Kota Tanjungpinang sering terjadi pemadaman aliran listrik. Meskipun tidak sampai setengah jam, namun hal itu membuat warga resah.

Seperti disampaikan Solihun, warga Jalan Adi Sucipto ini. Menurutnya pemadaman terjadi pada jam-jam sibuk. Sehingga mengganggu aktivitas warga.

"Semalam habis Isya, kami pas ada Kenduri mati lampu. Setengah jaman lah. Jadi terpaksa pakai lampu darurat kendurinya. Hari ini mati lagi tapi habis magrib, gak lama sih, tapi jadi buat kita risau," katanya saat berbincang dengan Bintan News, Rabu (27/1/2016).

Pemadaman Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang akhir-akhir ini memang tak teratur dan tak terjadwal.

Warga khawatir, pemadaman saat ini sebagai pertanda akan terjadi krisis listrik beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengaku sudah meminta kepada PLN Tanjungpinang untuk tidak sering melakukan pemadaman.

Selain itu, pihaknya juga akan mempermudah penyambungan listrik ke rumah warga. Sehingga tidak adalagi warga di Tanjungpinang yang hidup tanpa listrik.

"Saya sudah sampaikan langsung kepada Manager PLN Tanjungpinang yang baru. Kita juga minta kalau ada pemadaman listrik bergilir, pihak PLN harus memberi informasi dahulu kepada masyarakat," katanya, Rabu (27/1/2016).

Sedangkan terkait pemadaman yang tidak terjadwal, kata Lis dia sudah mempertanyakan kepada pihak PLN. PLN mengatakan penyebab pemadaman karena adanya gangguan teknis.

"Memang sedang ada gangguan kecil. Tetapi itu tidak masalah besar, dan segera diselesaikan oleh pihak PLN," kata Lis meyakinkan.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help