Pencari Kerja di Batam Membludak, Disinyalir Imbas dari PHK Massal di Jawa

Angka pencaker di Batam tinggi, disinyalir juga datang dari PHK massal dari Jawa sehingga sebagian menyerbu Batam.

Pencari Kerja di Batam Membludak, Disinyalir Imbas dari PHK Massal di Jawa
Facebook/dwi irawan
Para pencari kerja berdesakan di Batamindo, Mukakuning, Batam, Jumat (5/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Jumlah pencari kerja (pencaker) di Batam meningkat.‎

Selain menurunnya orderan perusahaan industri di Batam yang menyebabkan banyaknya PHK, angka pencaker juga datang dari PHK massal dari Jawa sehingga sebagian menyerbu Batam.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemko Batam, Gintoyono, yang ditemui di gedung DPRD, Jumat (5/2/2016) mengatakan sebelumnya dia menerima kiriman foto ribuan pelamar mengantri di salah satu perusahaan di kawasan Batamindo, Mukakuning.

Perusahaan tersebut sedang membuka lowongan untuk perluasan usahanya.

Namun yang mengejutkan, jumlah pekerja yang ingin melamar sangat banyak.

Mereka berdesak-desakan untuk ikut memasukkkan lamaran kerja.‎

"Tadi saya dapat juga fotonya. Tapi persoalannya, apakah itu pekerja yang di PHK dari perusahaan di Batam atau pekerja yang datang dari Jakarta dan daerah lain akibat PHK besar-besaran seperti di Jawa, itu kita belum tahu," ujar Gintoyono.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi ‎IV DPRD Batam yang membidangi tenaga kerja, kesehatan dan pendidikan, Udin P Sihal‎oho mengatakan, peningkatan pencaker Batam, karena industri yang banyak lesu.

Namun disisi lain tidak ditampik kalau dampak penutupan perusahaan elektronik Jepang di Jawa juga bisa berimbas pada peningkatan pencaker Batam.

"Banyak alasan yang melatarbelakangi itu. Mulai dari imbas tutup perusahaan elektronik di Jakarta. Jatuhnya harga minyak dunia, iklim investasi yang dipandang investor kurang begitu meyakin, menjadi faktor lain," tutur Udin P Sihaloho. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help