Kepri Jadi Incaran Wisman Singapura Isi Liburan Imlek 2016

Ribuan warga negara (WN) Singapura yang akan mengisi waktu liburan tahun baru China atau Imlek,

Kepri Jadi Incaran Wisman Singapura Isi Liburan Imlek 2016
tribunnews batam/leo
Dok-ilustrasi - Menjelang Hari Raya Imlek, penumpang mulai memadati Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Sabtu (6/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Ribuan warga negara (WN) Singapura yang akan mengisi waktu liburan tahun baru China atau Imlek, terpantau memadati pelabuhan Harbour Front Singapura, Sabtu (6/2/2016) lalu.

Liburan panjang sempena tahun baru Imlek membuat wisatawan mancanegara (WIsman) asal Singapura ini ramai-ramai masuk ke Batam. Ada juga yang pergi ke Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Pinang.

Bahkan konter tiket masing-masing operator kapal juga telah habis menjual tiket untuk keberangkatan 1 jam kedepannya.

Ribuan penumpang ini mengunjungi Batam melalui pelabuhan internasional Sekupang, Batam Centre, Marina City, Nongsa Point dan Harbour Bay Batu Ampar.

Para penumpang yang tidak mendapatkan tiket terpaksa memboking tiket untuk keberangkatan dua jam kemudian. Bahkan ada yang berangkat terakhir (last ferry).

"Tiket sudah habis bang. Mau lewat mana, kalau Batam Centre sudah tidak ada lagi. Pukul 17.20 nanti baru ada, itupun lewat Sekupang," kata petugas konter MV Majestic Fast Ferry.

Begitu juga dengan MV Batam Fast dan MV Sindo Ferry terlihat antrean para penumpang untuk mendapatkan tiket. Antrean ribuan penumpang juga terlihat di ruang tunggu keberangkatan.

Antrean panjang juga terjadi saat melewati pemeriksaan Imigrasi setempat. Beberapa petugas pelabuhan Harbour Bay sibuk mengatur antrean penumpang yang melewati pemeriksaan Imigrasi.

Tidak sampai disitu saja, meski negara Singapura ketat dengan peraturan tidak membuat warganya harus rela menunggu lama saat antrean.

Ribuan penumpang tersebut berdesakan ingin masuk lebih cepat ke dalam ferry. Di ruang tunggu tampak ribuan penumpang saling berdesak-desakan.

Fatimah salah satu WN Singapura mengaku sejak pagi sudah datang ke pelabuhan Harbour Front untuk berangkat ke Batam.

Namun saat dia membeli tiket sudah tidak ada lagi jadwal ferry yang berangkat saat itu. Dia pun terpaksa membeli tiket untuk dua jam kemudian keberangkatan.

"Tadi mak cik (Fatimah) mau beli tiket pukul 09.00 pagi. Tapi sudah habis dan yang ada keberangkatan pukul 12.00 siang," kata Fatimah disela-sela antre pemeriksaan imigrasi.

Sementara media setempat, menulis selama liburan tahun baru imlek, lebih 7 ribu WN Singapura yang libur ke luar negeri.

Seperti yang dikutip Berita Harian Singapura, Kota Batam tempat liburan yang menjadi vaforit bagi WN Singapura. Selain itu Tanjugpinang dan Karimun juga menjadi pilihan tempat kunjungan WN Singapura. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved