Ruslan Abdul Gani menerima Maaf Soni Ambon Di Kantor DPD PDI-P Provinsi Kepri

"Kami pengurus DPC PDI P Kota Tanjungpinang memaafkan Sonie Ambon, akan tetapi kami menginginkan permintaan maaf Sonie tidak hanya dikantor DPC PDI

Ruslan Abdul Gani menerima Maaf Soni Ambon Di Kantor DPD PDI-P Provinsi Kepri
IStimewa
Ruslan Abdul Gani menerima Maaf Soni Ambon Di Kantor DPD PDI-P Provinsi Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pengurus DPC PDI P memaafkan Soni Dwinanda alias Sonie Ambon. Sebelumnya yang bersangkutan dilaporkan ke pihak Kepolisian, karena dianggap melakukan pencemaran nama baik serta pelaggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Setelah menerima kunjungan dari Sonie Amboen, Jumat (5/2/2016) lalu, Ketua SC 234 Regwil Kepri, Dicky Mardiansyah, Rachmat Nst Wasekjen SC 234 Kepri dan Bayu Seno Ketua bidang Olah raga SC 234.

Kedatangan pengurus SC 234 Regwil Kepri ini untuk mendampingi Sonie Ambon guna meminta maaf kepada pengurus Partai DPC PDI P di Jalan Ahmad Yani KM 7 Tanjungpinang.

"Kami pengurus DPC PDI P Kota Tanjungpinang memaafkan Sonie Ambon, akan tetapi kami menginginkan permintaan maaf Sonie tidak hanya dikantor DPC PDI P saja, Soni Dwinanda alias Sonie Ambon harus membuat permintaan maaf di media cetak harian,"ujar Ruslan dan beberapa Pengurus PDI P yang hadir pada saat itu.

Agus Jurianto, Pengurus Partai yang juga anggota DPRD Kota Tanjungpinang mengatakan, di era globalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini, semua orang tetap harus saling menghormati hak orang lain dan mematuhi aturan-aturan hukum yang ada.

"Siapapun, dari yang atas sampai yang kebawah wajib hukumnya saling menghormati dan menghargai nama baik Partai maupun hak setiap individu. Tetapi tadi kan sudah kami sampaikan, Sonie Ambon masih sangat muda kematangan berpolitik dan bertindak masih terlalu terbawa emosional tanpa berfikir resiko atas apa yg dilakukan. Kami berharap kejadian ini Jadi pengalaman dan pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam bertindak,"ucapnya.

Sonie Ambon berterimakasih kepada seluruh pengurus dan simpatisan partai PDI Perjuangan yang telah memaafkan perbuatan nya dan mengucapkan syukur karena dirinya mendapat wejangan yang sangat berarti dari beberapa tokoh dan pengurus PDI P Kota Tanjungpinang.

Rachmat Nasution Wakil Sekretaris SC 234 Regwil Kepri menjelaskan, Sonie Ambon adalah korban dari situasi caruk maruk dunia politik yang lalu. Saat suasana di media sosial sangat panas dan masing-masing pendukung saling menyerang.

"Soni Dwinanda alias Sonie Ambon masih tergolong sangat muda yang perlu bimbingan dan pengajaran. Dia tidak punya kepentingan apapun atas hal itu. Bisa dikatakan dia hanya korban dari situasi itu. Karena keisengan dia, gambar-gambar itu di copy, kemudian dia posting ulang ke akun facebook nya,"ujarnya.

Sebelumnya kasus ini dilaporkan pengurus DPD PDI P Kepri kepihak Kepolisian, Ruslan Abdul Gani sebagai bentuk antisipasi terhadap hal hal yang tidak kita kehendaki yang mana pernyataan Sonie Ambon sudah memancing reaksi dari banyak orang.

Karena pertimbangan dan toleransi dari beberapa pengurus partai, mengingat Soni masih sangat muda kami minta kepolisian untuk tidak melakukan penahanan.

Soni Dwinanda alias Sonie Ambon hanya meminta maaf secara terbuka dihadapan semua pengurus partai DPC PDI P dan juga membuat permintaan maaf dirinya dimedia cetak harian kepri.(apr)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved