TribunBatam/

Public Service

Saya Beli Jam Tangan di Batam yang Kata Penjualnya Asli, tapi Ternyata KW. Bagaimana Hukumnya?

Saya beli jam di Batam. Kata yang jual itu alsi, tapi tanya ke toko yang asli bahwa jam saya itu KW, bagaimana hukumnya?

Saya Beli Jam Tangan di Batam yang Kata Penjualnya Asli, tapi Ternyata KW. Bagaimana Hukumnya?
Mashable
Ilustrasi tam tangan. 

Pertanyaan:

Selamat sore Tribun Batam. Saya seorang pembeli jam tangan yang menurut saya dirugikan. Karena, jam tangan merek tertentu dibilang toko waktu saya beli yang terletak di Batam adalah asli.

Namun, setelah dilihat kawan saya dan kami tanya ke toko asli bahwa jam saya itu KW alias tiruan. Maka saya terkejut.

Bagaimana hukumnya seperti itu? Apakah ada unsur pidana di sana? Karena ketika kami kembali ke toko, malah dia banyak alasan ke kami. Bukti surat beli ada. Cuman stempel tak ada. Mohon dari segi hukumnya. Tks

Pengirim :+628158967xxxx

Jawab:

Trima kasih atas pertanyaan saudara.

Pertama - tama kami akan menjelaskan apa itu penipuan sehubungan dengan permasalahan yg Anda ceritakan.

Penipuan dalam permasalahan saudara terkait dengan pasal 383 kitab UU Pidana (KUHP), yang berbunyi, "Diancam dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan, seorang penjual yg berbuat cuang terhadap pembeli dengan alasan:
1. Karena sengaja menyerahkan barang lain daripada yg ditunjuk untk dibeli.
2. Mengenai jenis keadan atau banyaknya barang yg diserahkan, dan menggunakan tipu muslihat.

Berdasarkan pasal tersebut di atas, maka dapat dikatakan bahwa unsur penting dalam delik penipuan yaitu :
a. Perbuatan curang yg dilakukan oleh penjual kepada pembeli
b. Perbuatan curang tersebut mengenai jenis, keadaan, atau jumlah barang yg diserahkan.
c. Perbuatan tersebut dilakukan dengan tipu muslihat.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help