Sejumlah Perangkat Desa Tuntun Pencairan Dana Bantuan Desa dan Mengancam Menutup Kantor Desa

Sejumlah perangkat kepala desa di Anambas mendatangi kantor DPRD Anambas, Rabu (10/2/2016).

Sejumlah Perangkat Desa Tuntun Pencairan Dana Bantuan Desa dan Mengancam Menutup Kantor Desa
tribun/septyanmuliarohman
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas Radja Tjelak Nur Djalal 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS- Sejumlah perangkat kepala desa di Anambas mendatangi kantor DPRD Anambas, Rabu (10/2/2016).

Mereka datang untuk meminta kejelasan penyaluran dana bantuan desa dari Pemkab Anambas.

"Pejabat Pemkab sama Ketua DPRD tak berani dengan Sekretaris Daerah (Sekda,red). Kalian wartawan tulis itu, jangan pula tidak naik,"kata seorang perangkat desa di kantor DPRD Anambas, Rabu kemarin.

Bersama dengan aparatur desa lainnya, ia terlihat kesal denga hasil pertemuan dengan DPRD yang berlangsung tertutup.

Para aparatur desa mempertanyakan kejelasan dana tunda salur desa untuk tahun 2015 yang belum mereka terima secara utuh.

Akibatnya, mereka terpasksa tidak menerima gaji selama hampir tiga bulan lebih.

Keluhan senada juga disampaikan Asmarandi, Kepala Desa Tarempa Barat.

Terlihat cukup tenang dibandingkan dengan aparatur desa yang lain, ia menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka menemui wakil rakyat adalah untuk menuntut DPRD agar mendesak Pemkab Anambas untuk segera membayarkan dana tunda salur tersebut.

Anggaran yang seharusnya diterima untuk operasional di desanya mencapai Rp 130 juta yang belum dibayarkan pada tahun 2015 lalu.

"Tujuan kedatangan kami itu. Kami pun masih menunggu audiensi bersama sejumlah kepala desa se Anambas. Yang hadir selain saya, Kades Tarempa Timur dan Kades Pesisir Timur," ujar Asmarandi.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help