MENGEJUTKAN! DPRD Batam Lansir Data Kuesioner Jumlah Tenaga Kerja Asing yang Kerja Lebih 5 Tahun

Ketua Komisi IV DPRD Batam mengatakan dari kuesioner ditemukan data yang cukup mengejutkan terkait jumlah TKA yang sudah bekerja di atas 5 tahun.

MENGEJUTKAN! DPRD Batam Lansir Data Kuesioner Jumlah Tenaga Kerja Asing yang Kerja Lebih 5 Tahun
tribunnews batam/anne maria
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam ‚ÄéRiky Indrakari 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Komisi IV DPRD Batam meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menyelidiki data jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Kota Batam.

Pasalnya, melalui hasil kuesioner yang dibagikan ke 140 perusahaan multinasional yang ada di Batam, diketahui ada ketidakcocokan mengenai jumlah TKA.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam ‎Riky Indrakari mengatakan dari kuesioner tersebut ditemukan data yang cukup mengejutkan terkait jumlah TKA yang sudah bekerja di Batam dengan masa kerja di atas lima tahun.

Padahal, menurut aturan, para pekerja asing tidak dapat bekerja di atas lima tahun.

"Kita minta Disnaker mendalami ini. Jadi sebenarnya ini kami dapat dari hasil jawaban perusahaan-perusahaan itu. ‎Dengan model pertanyaan berbeda, tetapi memiliki maksud yang sama, terpapar ketidaksamaan data mengenai jumlah TKA di sini, khususnya yang bekerja sudah di atas lima tahun," tutur Riky memaparkan hasil pertemuan antara Komisi IV dengan Disnaker dan jaringan Pengembangan Sumber Daya Manusia (JPSDM) Kepri, Kamis (11/2/2016).

Ia menyebutkan, dari hasil kuesioner diketahui TKA yang menduduki jabatan sama dengan masa kerja 1-30 tahun, ditemukan 78 orang.

Mereka menjabat direktur utama atau presiden direktur.

Lalu, level manager umum 64 orang, manager 267 orang, super intendent atau supervisor 175 orang, teknisi 137 orang, dan operator yang mencapai ribuan orang.

"‎Artinya mereka sudah di sini lebih dari lima tahun. Padahal aturannya, setelah lima tahun mereka harusnya keluar dulu. Baru urus IMTA lagi untuk boleh bekerja kembali di sini,"ucap dia.

Untuk mengetahui ‎data real tersebut, Disnaker diminta bekerjasama dengan kementerian tenaga kerja agar dapat mengakses data base pekerja asing yang ada di Kemenaker.

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved