Jaksa Tuntut Nelson Bur dengan Hukuman 8 Tahun Penjara

"Kedua korban akan dikenakan denda Rp15 juta oleh terdakwa, kalau menolak diberangkatkan ke Malaysia," kata JPU

Jaksa Tuntut Nelson Bur dengan Hukuman 8 Tahun Penjara
TRIBUN/ZABUR
Caption Nelsen Bur alias Nelson Bur saat mendengarkan tuntutan JPU Andi Akbar dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (18/2). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Nelsen Bur alias Nelson Bur dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Akbar dalam sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (18/2/2016).

Nelson Bur juga didenda Rp2 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan penjara.

Terdakwa Nelson Bur juga wajib membayar retritusi kepada korban masing-masing Rp1,5 juta dan Rp 3 juta.

Jika retritusi itu tidak dibayar, maka diganti dengan kurungan penjara selama 5 bulan.

"Terdakwa terbukti melanggar pasang Pasal 17 jo Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 11 UU No.21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Selanjutnya Pasal 103 ayat (1) huruf-f UU No.39 tahun 2014 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri jo pasal 55 ayat (1) KUHP," kata JPU Andi Akbar.

Dalam sidang itu, JPU juga menyebutkan terdakwa Nelson Bur yang juga menjabat Kabid Pos dan Telekomunikasi, Dinas Infokom Provinsi Kepri, terbukti memalsukan identitas anak di bawah umur yang akan diberangkatkan ke Malaysia untuk dijadikan pembantu rumah tangga(PRT).

Terdakwa juga mengancam kedua korban jika menolak diberangkatkan ke Malaysia, dan dikenakan denda sebesar Rp 15 juta.

"Kedua korban akan dikenakan denda Rp15 juta oleh terdakwa, kalau menolak diberangkatkan ke Malaysia," kata JPU membacakan tuntutan.

Sidang yang dipimpin Wahyu Prasetyo Wibowo, didampingi Vera Yeti Simanjuntan dan Jesael memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan atau pledoi.

Namun terdakwa akan menyampaikan secara tertulis.

"Karena terdakwa akan menyampaikan pembelaan secara tertulis maka sidang ditunda hingga Kamis (25/2) mendatang," kata Hakim Wahyu Prasetyo menutup sidang.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved