Pemko Batam Anggarkan Rp 17,3 M untuk Pelatihan Tenaga Kerja Lokal di Tiga Dinas

Pemko Batam menganggarkan Rp 17,3 miliar dana perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) untuk berbagai macam pelatihan pekerja lokal.

Pemko Batam Anggarkan Rp 17,3 M untuk Pelatihan Tenaga Kerja Lokal di Tiga Dinas
tribunnews batam/ian pertanian
Sejumlah wanita menonton ribuan pria yang melamar pekerjaan di PT Sumitomo di Kawasan Batamindo, Mukakuning, Batam, Selasa (9/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemko Batam menganggarkan Rp 17,3 miliar dana perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) untuk berbagai macam pelatihan bagi pekerja lokal.

Adapun pelatihan tersebut yang terbagi di dalam tiga dinas.

Menurut Kepala Disnaker, Zarefriadi, pelatihan dilakukan guna meningkatkan‎ kompetensi pekerja lokal, baik itu pencari kerja maupun yang sudah mempunyai pekerjaan.

"Untuk yang pencari kerja, bisa mendaftar melalui kecamatan. Nanti pihak kecamatan yang koordinasi dengan kami. Sedangkan, yang sudah bekerja, bisa melalui perusahaan atau serikat pekerja," kata Zarefriadi, Kamis (18/2/2016) di kantor kecamatan Lubuk Baja.

Sementara itu, ‎Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan pelatihan yang dianggarkan dari dana IMTA ini akan dibagi ke tiga dinas. Masing-masing, yaitu Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial dan Pemakaman, dan Dinas Pendidikan.

Menurut Ardiwinata, nilai anggaran Rp 17,3 miliar tersebut sudah mencapai 50 persen dari total Rp 30 miliar dana perpanjangan IMTA yang masuk ke kas daerah.

"Kalau sesuai aturan Perda nomor 4 tahun 2013, yang digunakan untuk peningkatan kompetensi pekerja lokal itu mencapai 70 persen. Tapi itu secara bertahap dalam kurun waktu lima tahun. Sekarang, baru sekitar tiga tahun, sudah sampai 50 persen," kata Ardi.

Ardi mengatakan, setiap pekerja asing wajib memiliki IMTA untuk bisa bekerja di Indonesia. Izin awal didapat dari pemerintah pusat, sementara untuk perpanjangan izin sudah dapat dilakukan di daerah dengan retribusi 100 dolar Amerika per orang per bulan.

Ia mengingatkan bahwa perpanjangan izin tersebut hanya dapat dilakukan untuk masa lima tahun kerja. Sedangkan di tahun berikutnya, pekerja asing harus keluar dulu dari Indonesia, baru masuk kembali mengurus izin baru di pusat.

"Saat ini ada 2.611 pekerja yang perpanjang IMTA," ujar Ardi.

Rincian pelatihan yang dilaksanakan Pemko Batam dengan menggunakan dana perpanjangan IMTA :

A. DINAS TENAGA KERJA ‎
1. Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
3. Peningkatan Sumber Daya Aparatur dan Disiplin Aparatur
4. Penyusunan dan Perumusan Upah Minimum Kota (UMK)
5. Peningkatan, Pengawasan Perlindungan dan Penegakan Hukum Terhadap Tenaga Kerja
6. Fasilitas Penyelesaian Prosedur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
7. Sosialisasi Berbagai Peraturan Pelaksanaan Tentang Ketenagakerjaan
8. Bimbingan Teknis Norma Kerja
7. Sosialisasi Informasi Bursa Kerja
8. Pendidikan dan Pelatihan Ketrampilan Bagi Pencari Kerja
9. Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Tenaga Kerja
10. Pelatihan Kewirausahaan
11. Sosialisasi dan Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Asing dan Pendamping

B. DINAS PENDIDIKAN
1. Pembelajaran Berbasis Produksi (Teaching Factory) Siswa SMK (IMTA)

C. DINAS SOSIAL‎
1. Bimbingan dan Keterampilan PMKS
2. Pengendalian dan Pengawasan PMKS (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved