Warga Kurang Mampu di Anambas Bisa Menikmati Beras Impor Thailand Lagi

Masyarakat kurang mampu di Anambas kini bisa menikmati beras impor produksi luar negeri.

Warga Kurang Mampu di Anambas Bisa Menikmati Beras Impor Thailand Lagi
tribunnews batam/ian sitanggang
Beras raskin saat disalurkan di balai Lela Sangguna, Kecamatan Lingga, Kamis (18/6/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,ANAMBAS- Masyarakat kurang mampu di Anambas kini bisa menikmati beras impor produksi luar negeri.

Pasalnya, warga tidak mampu bisa mendapatkan beras untuk rakyat miskin (raskin) ‎ 2016 ini berasal dari negara tetangga, Thailand.

"Informasi terakhir yang kami terima, dapatnya beras luar negeri. Semula dapat dari Vietnam, namun karena keterbatasan kuota, sehingga dapat pasokan kedua, yakni Thailand," ujar Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Anambas Eka Saputra, Rabu (24/2/2016).

Kuota beras asal negeri 'Gajah Putih' itu pun dialokasikan untuk Anambas sebesar 600 ton .

Dan 500 ton diantaranya dialokasikan untuk warga miskin yang berhak.

Sisa 100 ton beras lainnya, diakui Eka, dipergunakan untuk Cadangan Beras Pemerintah (CDP), seperti untuk bencana alam, bantuan sosial dan lain sebagainya.

"Untuk kuotanya tiap tahun tidak berubah. Tetap 600 ton. ‎Untuk beras impor ini sebelumnya pernah juga diterima oleh Anambas. Persisnya saya kurang ingat apa tahun 2011 atau 2012. Yang jelas, 2015 kemarin, Anambas dapat juga beras LN asal Vietnam," terangnya.

‎Eka menjelaskan, masalah kualitas beras menjadi hal penting mengapa pihaknya tetap mengupayakan beras dari luar negeri.

Pasokan beras raskin dari dalam negeri seperti dari daerah Jawa, diakuinya pernah masuk ke Anambas.

"Pernah beras dari Jawa. Sayangnya kualitasnya kurang bagus. Akhirnya, coba request ke Provinsi, untuk mendapat beras yang layak tadi. Usulan kami kalau tidak Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB). (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help