Pekan Imunisasi Nasional di Tanjungpinang Dimulai 8 Maret, Dinkes Siapkan 770 Petugas

Pihaknya juga akan melakukan sistem jemput bola, terutama di rumah detensi imigrasi (Rudenim)

Pekan Imunisasi Nasional di Tanjungpinang Dimulai 8 Maret, Dinkes Siapkan 770 Petugas
dok tribun
ilustrasi. Pekan Imunisasi Nasional 2016 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melaksanakan imunisasi polio serentak 8-15 mendatang.

Untuk kesuksesan pelaksanaan perogram Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ini Dinkes sudah menyiapkan 770 petugas kesehatan yang terdiri dari 335 pegawai dinas kesehatan dan 335 kader posyandu.

"Untuk lokasi imunisasi kita sebar sebanyak 190 titik di Kota Tanjungpinang mulai dari pos-pos pelayanan terpadu (posyandu-red) sampai di bandara, dan pelabuhan domestik maupun internasional," katanya, Selasa (1/3/2016).

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan sistem jemput bola, terutama di rumah detensi imigrasi (Rudenim).

Di Rudenim ini pihaknya menargetkan 400 peserta diimunisasi. Tidak hanya balita saja, namun orangtua yang belum pernah diimunisasi polio juga akan divaksin.

Awal pelaksanaan program tersebut pada 8 Maret mendatang akan di launcing di Perumahan Bukit Raya Tanjungpinang Timur.

Rencananya walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang akan melauncing-nya.

Delapan hari pelaksanaan imunisasi tersebut, pihaknya menargetkan 23 ribu bayi diimunisasi.

Saat ini pendataan anak-anak balita sudah terus dilakukan Dinas kesehatan.

Mereka juga nantinya akan diberikan undangan, namun jika tidak terdata pun, ibu yang memiliki balita dianjurkan aktif mengikuti imunisasi ini, meskipun sudah mengikuti imunisasi sebelumnya.

Hal ini dilaksanakan agar tidak ada anak yang terkena polio, karena penyakit ini belum ada obatnya.

Meskipun di Tanjungpinang sampai saat ini belum ada kasus polio, kata Rustam, namun imunisasi ini dilaksanakan sabagai langkah pencegahan.

"Kita laksanakan serentak. Kita tidak mau ada kebobolan. Jadi pemberantasan poliso bisa dilakukan secara menyeluruh. Sehingga diharapkan tak ada lagi anak yang terkena penyakit polio ini," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help