Cek Saldo di ATM BCA Bayar Rp 6000? Ini Penjelasan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja

Broadcast message menyebutkan, bank swasta terbesar itu bakal membebankan biaya cek saldo ke nasabahnya hingga Rp 6.000 setiap kali cek.

Cek Saldo di ATM BCA Bayar Rp 6000? Ini Penjelasan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja
Tribunnews Batam/ Istimewa
BCA

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Masyarakat mendadak dihebohkan oleh edaran broadcast message tentang biaya cek saldo dan tarik tunai di Bank Central Asia (BCA).

Broadcast message itu menyebutkan, bank swasta terbesar itu bakal membebankan biaya cek saldo ke nasabahnya hingga Rp 6.000 setiap kali cek.

Tak cuma itu, informasi dalam broadcast message itu juga menyebut, BCA akan mencatut biaya Rp 10.000 bagi nasabahnya yang menarik duit lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) jaringan BCA.

Sontak, kabar ini membuat kecemasan para nasabah merebak.

Maklum, nominal biaya yang disebutkan tersebut tidak sedikit.

Namun, sejauh mana kebenaran kabar dalam broadcast message tersebut?

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja kepada KONTAN menjelaskan, BCA saat ini memang tengah mengkaji rencana pengenaan biaya cek saldo di ATM bagi nasabahnya apabila pengecekan terjadi terlalu sering.

"Tapi, kalau biayanya sampai Rp 6.000 dan Rp 10.000 itu tidak benar," tegas Jahja, Jumat (4/3/2016).

Jahja menceritakan, biaya perawatan ATM saat ini semakin mahal.

BCA ingin mengarahkan perilaku nasabahnya agar lebih sering memanfaatkan internet banking dan mobile banking yang tidak berbiaya saat ini daripada sering-sering memakai ATM.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved