Triliunan Rupiah Dana Bank Masih Menumpuk dan Siap Disalurkan ke Masyarakat

Kendati pertumbuhan kredit diramal membaik pada tahun ini, tapi sejumlah bank masih menumpukan duit dalam bentuk obligasi di pos cadangan sekunder.

Triliunan Rupiah Dana Bank Masih Menumpuk dan Siap Disalurkan ke Masyarakat
TRIBUNNEWS BATAM/YUSUF RIADI
Nasabah mendapatkan layanan di Bank OCBC NISP cabang Batam beberapa waktu lalu. Penyaluran kredit Bank OCBC NISP mengalami pertumbuhan 18 persen dari tahun 2013. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kendati pertumbuhan kredit diramal membaik pada tahun ini, tapi sejumlah bank masih menumpukan duit dalam bentuk obligasi di pos cadangan sekunder (secondary reserve).

Sebab, permintaan kredit masih belum pesat di awal-awal tahun ini.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menjelaskan, pihaknya masih memiliki kelebihan likuiditas sebagai imbas penurunan setoran giro wajib minimum (GWM) primer.

BCA masih memarkir dana menganggur di secondary reserve.

BCA memiliki dana tambahan Rp 4 triliun dari penurunan GWM primer.

“Penempatan dana secondary reserve BCA berkisar Rp 60 triliun-Rp 80 triliun di tahun ini,” kata Jahja kepada Kontan.co.id, pekan lalu.

Per akhir 2015, secondary reserve BCA sebesar Rp 67,47 triliun, naik 4,7 persen secara tahunan.

Dana cadangan ini terdiri dari penempatan di Bank Indonesia (BI) Rp 60,48 triliun dan penempatan antar bank Rp 6,98 triliun.

Tahun ini, kredit BCA diperkirakan tumbuh moderat 10 persen.

Sementara, Presiden Direktur PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin) Herwidayatmo menjelaskan, pihaknya lebih suka mengalirkan dana ke kredit ketimbang secondary reserve.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help