OJK 'Paksa' Para Bankir Turunkan Suku Bunga Kredit jadi Single Digit

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian galak terhadap para bankir agar menurunkan suku bunga kredit mereka.

OJK 'Paksa' Para Bankir Turunkan Suku Bunga Kredit jadi Single Digit
tribunnewsbatam/ istimewa/kontan
Pelayanan Bank BTN. Foto ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian galak terhadap para bankir.

Aksi terbaru, OJK meminta bank menerapkan suku bunga kredit satu digit (single digit) di akhir 2016 pada seluruh sektor kredit.

Desakan OJK ini merupakan tindak lanjut pasca revisi batas atas (capping) bunga deposito maksimal 75 basis poin-100 basis poin di atas suku bunga acuan atau BI rate.

OJK meyakini, penurunan biaya dana bank melalui capping bunga deposito menolong bank untuk menerapkan bunga kredit single digit.

“Harusnya, bunga kredit di bawah 10 persen untuk semua sektor, termasuk kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ujar Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan Nelson Tampubolon, Senin (7/3/2016).

Proyeksi OJK, era suku bunga kredit rendah bisa diterapkan perbankan mulai akhir tahun 2016 secara bertahap.

Sebab, simpanan deposito setiap bank memiliki jangka waktu berbeda-beda sehingga penurunan biaya dana pun terjadi bertahap.

Meski sempat menuai protes, sejumlah bank mulai menyanggupi permintaan regulator. Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk Rohan Hafas mengatakan, penurunan suku bunga kredit di bawah 10 persen berpeluang diterapkan paling cepat pada semester II tahun ini.

Rencananya, Bank Mandiri akan menurunkan bunga kredit komersial dan korporasi terlebih dahulu, termasuk UMKM.

“Kami masih akan pikirkan berapa penurunannya karena tergantung sumber dana dan kebijakan lain yang dikeluarkan oleh Kementrian BUMN,” ujar Rohan.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help